25 Staf Palang Merah Tarakan Rapid Test Secara Mandiri, Hasilnya Semua Negatif

Tarakan465 views

TARAKAN – Memastikan staf Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan dalam keadaan sehat, 25 orang staf melaksanakan rapid test secara mandiri, Sabtu, 11 Juli 2020 di markas PMI Tarakan.

Dikatakan Ketua PMI Tarakan, Dr. M. Yunus Abbas, M.Si, palang merah Indonesia khusus unit donor darah banyak bersentuhan dengan masyarakat umum, petugas penyemprotan disinfektan pun demikian, staf yang melakukan promo kesehatan, dompet peduli.

Baca Juga :  Digali hingga 8 Meter, Batu Bara di Jalan Pantai Amal Lama Masih Membara

“Begitu juga dengan donor darah, penyerahan darah masyarakat masuk kesini. Donor juga orang dari mana-mana kesini, walaupun tetap ada protokol kesehatan, tapi perlu memberikan kepastian, apakah seluruh staf di PMI itu sehat atau tidak sehat,” urainya.

Tak hanya memperhatikan kesehatan para staf, sterilisasi peralatan donor darah pun tak luput menjadi perhatian unit donor darah pad PMI Tarakan. Di PMI Tarakan terdapat dokter dan analis sehingga kegiatan rapid test dalam dilakukan secara mandiri.

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk, Disdik Tarakan Siapkan Opsi Belajar Daring

“Kita ada dokter dan analis jadi kita lakukan secara mandiri. Rapid test internal kami yakni pada staf yang melakukan penyemprotan, promosi, di laboratorium, adtaf, loket depan dan belakang. Hasil semua rapid tes negatif atau non-reaktif,” jelasnya.

“Biaya mandiri dari lingkungan PMI. Dokternya kita tidak bayar hanya untuk alatnya, kalau pengurus harapan kita bisa rapid tes mandiri nanti,” tutup Dr. Yunus.(*)

Baca Juga :  Fasilitasi Layanan Kependudukan bagi Penyandang Disabilitas lewat Jemput Bola

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *