BERAU — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meluapkan kekesalannya terkait insiden memalukan yang terjadi di rumah dinas jabatannya tidak ada kesiapsiagaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada beberapa hari lalu hingga kedatangan warga menuntut soal mati lampu
Akibatnya orang nomor satu di Berau itu menyebut insiden tersebut sebagai pelatuk merah yang mencoreng institusi, sekaligus mendesak penunjukan Kepala Kasatpol PP segera dilakukan secara selektif.
Kemarahan tersebut disampaikan Sri Juniarsih dalam arahannya kepada jajaran kepala dinas dan aparat penegak hukum daerah.
Ia meminta agar pengawasan malam hari diperketat demi menjaga marwah pemerintahan dan ketertiban masyarakat, terlebih karena Berau kerap dikunjungi oleh kalangan tamu kerajaan maupun masyarakat luas.
“Ini menjadi cetak merah untuk Pol PP, bahkan hal tersebut sangat memalukan. Tetapi sebagai kepala daerah, tentu saya harus sigap menghadapi hal-hal seperti ini. Tolong pantau kegiatan ketika di malam hari, jam malam harus dimaksimalkan,” tegas Sri Juniarsih, Rabu (4/11/2026).
Sri Juniarsih juga mengingatkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau agar selalu responsif dan tidak bersikap pasrah di tengah era keterbukaan informasi digital.
Menurutnya, pemerintah daerah wajib memiliki perencanaan antisipatif ganda (plan A dan plan B) dalam menghadapi setiap dinamika di lapangan. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






