Bupati Berau Tuntut Profesionalisme dan Netralitas Pejabat

BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas melontarkan peringatan keras kepada para pejabat struktural dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru saja dilantik. Di hadapan para pejabatnya, Sri Juniarsih menegaskan agar tidak ada pejabat yang coba-coba ‘main belakang’ atau terpengaruh oleh unsur politik praktis.

“Di dunia manapun, di planet manapun, hanya ada satu matahari. Satu matahari tidak panas, apalagi dua matahari,” ujar Sri Juniarsih dalam arahannya, Rabu (4/11/2026).

Baca Juga :  Bupati Berau Berkunjung Lagi ke Ditjen Cipta Karya Kementerian PU untuk Percepat Pemenuhan Akses Air Minum

Ia menegaskan, posisinya sebagai kepala daerah menuntut adanya loyalitas mutlak dan kepatuhan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sri Juniarsih mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) wajib bekerja secara profesional, menjaga kondusivitas, serta tidak terafiliasi dengan kepentingan politik tertentu. Menurutnya, hal tersebut penting untuk menjaga kinerja agar tidak tercederai.

Meski mengaku bukan seorang paranormal, ia secara tegas menyatakan memiliki insting kuat untuk mendeteksi gelagat ASN yang tidak sejalan atau bermain di belakang layar.

Baca Juga :  Dapat Alokasi Banpres Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkab Berau Fokuskan Mitigasi dan Pemulihan Lahan

“Saya bisa merasakan ketika ada ASN yang main belakang. Tidak juga saya paranormal, tidak. Tapi insting sebagai perempuan pasti ada. Nah, ini yang saya tuntut kepada Bapak-Ibu sekalian, yang bekerja lurus,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati perempuan pertama di Berau ini juga memastikan proses pelantikan dan evaluasi pejabat dilakukan secara objektif berdasarkan penilaian kinerja, tanpa intervensi pihak luar.

Baca Juga :  Pemkab Berau Gelar Tes Urine Narkotika bagi Lurah dan Kepala Kampung

Ia meminta seluruh kepala OPD, asisten, hingga staf ahli untuk rutin memberikan laporan berkala serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi berbagai persoalan di masyarakat. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina