Keputusan tersebut diambil oleh AFC setelah melakukan pembahasan dengan Komite Penyelenggara Lokal (LOC) Piala Asia 2027 dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) selaku tuan rumah.
Perubahan jadwal ini diambil menyusul eskalasi konflik di daerah Timur Tengah antara Iran menghadapi Amerika Serikat-Israel yang kian memanas.
“Keadaan luar biasa telah menciptakan tantangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan kompetisi sesuai jadwal semula. Karena itu, penundaan diperlukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya,” tulis AFC dalam keterangan resmi, Selasa.
AFC menyebutkan bahwa kendala logistik serta gangguan perjalanan menjadi tolok ukur dalam penjadwalan ulang kompetisi antar negara se-Asia tersebut.
Setelah resmi mengumumkan pengunduran jadwal, AFC kini tengah dalam tahap pengajuan perubahan jadwal kepada FIFA untuk meminta persetujuan.
“AFC akan terus bekerja sama dengan LOC, asosiasi anggota peserta, sponsor, mitra penyiaran dan komersial, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menyelenggarakan turnamen yang mencerminkan reputasi dan standar operasional kompetisi tim nasional putra paling bergengsi di Asia,” lanjut pernyataan AFC.
Di Piala Asia 2027, tim nasional Indonesia tergabung ke dalam grup F bersama dengan Jepang, Qatar, dan Thailand.
Tim Garuda dijadwalkan akan membuka turnamen dengan menantang tim Samurai Biru.
Sumber : Antara







