benuanta.co.id, BERAU– Keterlambatan penerbangan yang dialami ratusan jemaah calon haji di Kabupaten Berau, Kamis (14/5/2026) kemarin disebut menjadi ujian awal sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Meski sempat mengalami penundaan keberangkatan akibat gangguan operasional maskapai, para jemaah tetap diberangkatkan menuju Balikpapan untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan haji.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta para calon jemaah untuk memaknai keterlambatan tersebut sebagai bagian dari proses spiritual dan latihan kesabaran sebelum menjalani rangkaian ibadah haji.
“Sebelumnya kami memohon maaf atas keterlambatan penerbangan ini yang disebabkan masalah operasional dan demi keselamatan kita bersama,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Ia mengatakan, perjalanan ibadah haji bukan hanya perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan mental dan spiritual. Menurutnya, kesabaran menjadi bekal penting yang harus dimiliki para jemaah selama berada di Tanah Suci.
“Dari awal mereka sudah diuji kesabaran. Hikmahnya tentu melatih kesabaran sebelum menjalankan ibadah di sana,” katanya.
Sri Juniarsih juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan mengingat cuaca ekstrem di Arab Saudi dan aktivitas ibadah yang cukup padat selama kurang lebih 40 hari.
“Kesehatan sangat penting untuk mendukung perjalanan ibadah. Selain itu, para jemaah juga harus kuat menghadapi tantangan fisik dan mental selama di Tanah Suci,” ucapnya.
Kata dia, meskipun telah berkumpul sejak siang hari di Bandara Kalimarau, sebagian jemaah harus menunggu pesawat pengganti akibat adanya gangguan operasional pada armada maskapai.
“Pesawat Sriwijaya Air yang dijadwalkan terbang pukul 14.40 WITA mengalami keterlambatan karena persoalan teknis,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina







