benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali melanjutkan revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan tepian Sungai Kayan.
Penataan kawasan yang dikerjakan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertahanan (DPRKPP) Bulungan itu kini telah mencapai progres fisik sekitar 30 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPRKPP Bulungan, Adriani mengatakan, pekerjaan yang dilakukan tahun ini bukan pembangunan siring baru, melainkan kelanjutan revitalisasi kawasan ruang terbuka hijau yang sebelumnya sudah mulai ditata.
“Ini bukan pembangunan siring baru, tapi lanjutan revitalisasi ruang terbuka hijau di tepian Sungai Kayan,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan tepian sungai yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya. Namun untuk tahun ini, pengerjaan dilakukan melalui kontrak yang berbeda menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Kalau tahun lalu sudah ada pekerjaan sebelumnya. Tahun ini dilanjutkan lagi dengan kontrak yang berbeda sesuai anggaran yang tersedia,” ujarnya.
Menurut Adriani, revitalisasi yang sebelumnya dikerjakan di depan Pos Pemadam Kebakaran telah selesai sesuai item pekerjaan dalam kontrak tahun lalu. Meski begitu, penataan kawasan secara keseluruhan masih terus dilanjutkan secara bertahap.
“Kalau disebut selesai, itu artinya pekerjaan yang ada di dalam kontrak sebelumnya sudah tuntas,” jelasnya.
Untuk pekerjaan lanjutan tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk melanjutkan penataan kawasan tepian sungai agar terlihat lebih rapi dan nyaman bagi masyarakat.
“Anggaran kurang lebih Rp2 miliar digunakan untuk melanjutkan penataan kawasan tepian sungai yang sering dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai dan beraktivitas,” katanya.
Ia berharap revitalisasi kawasan tersebut nantinya dapat mempercantik wajah Kota Tanjung Selor sekaligus menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi warga. “Saat ini pekerjaan masih berjalan di lapangan dan progresnya sekitar 30 persen,” tutupnya.(*)
Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina







