benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah daerah Kabupaten Nunukan terus berupaya untuk menjaga situasi kondusif dan harmonis ini tetap terjaga dengan baik dengan berbagai program yang digagas dan diluncurkan.
Seperti halnya baru-baru ini dana insentif untuk imam, khotib, guru mengaji, guru sekolah minggu dan pendeta, lalu ada juga bantuan pembangunan untuk rumah ibadah, dan masih banyak yang lainnya lagi. Itu diupayakan dan dilakukan semata mata untuk membantu dan mendorong terciptanya pembinaan keagamaan yang semakin baik di tengah-tengah masyarakat.
Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid, mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh pemerintah sebagai dorongan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia SDM). Namun langkah dan upaya pemerintah ini tidaklah dapat berjalan dengan maksimal tanpa dukungan dan kesadaran dari masyarakat.
“Di momentum natal ini saya mengajak kita bergandengan tangan saling bahu membahu mendukung dan mewujudkan berbagai program pemerintah dalam rangka percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Laura, Ahad (11/12/2022).
Lanjut bupati dua periode ini, perkembangan teknologi yang begitu kuat, sehingga dia meminta agar bisa dengan bijaksana menyaring informasi dan dengan jeli memilah antara berita yang benar dan tidak benar, agar tidak termakan isu yang ditebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab sehingga kondusifitas wilayah yang sudah dibangun dengan baik selama ini bisa tetap terjaga dengan baik.
Penipuan yang semakin marak terjadi dengan modus mengatas namakan pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan ini juga harus semakin diwaspadai, kejahatan yang ini agar bisa menjadi perhatian.
“Baru-baru ini penipuan mengatasnamakan pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan mencatut Bupati, Wabup dan Sekda melalui chat WhatsApp maupun telepon,” jelasnya.
Modus penipuan seperti itu harus diwaspadai dan di kroscek terlebih dahulu, jangan mudah percaya saja,” imbuhnya.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







