Dewa Ditemukan Radius 3,2 KM dari Lokasi Perahu Tersambar Petir

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pencarian Dewa yang jatuh dari perahu akibat tersambar petir pada Ahad (22/6) di Perairan Kampung Mamolo Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan membuahkan hasil.

Dewa ditemukan sekitar pukul 09.15 wita sekitar 1,74 Nautical Miles (NM) atau 3,2 kilometer dari lokasi jatuhnya korban, pada Selasa (23/6).

“Akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di Perairan Mamolo pada koordinat 3°58’8.87″N 117°45’41.74″E,” ucap Kepala Operasi Basarnas Tarakan, Dede Hariana kepada benuanta.co.id, Senin, 23 Juni 2025.

Baca Juga :  Kemenag dan DPRD Nunukan Cari Solusi Turunnya Pendaftar Madrasah dan Ponpes

Usai menemukan korban dan mengevakuasi lalu dimasukkan ke kantong jenazah. Korban dibawa ke rumah duka untuk segera di makamkan. “Korban ditemukan dengan radius 1,74 NM dengan heading 163,28° dari LKP,” jelasnya.

Dia menjelaskan korban bersama temannya sedang menjala ikan di sekitar lokasi perairan Mamolo. Saat menjala ikan, perahu korban tersambar petir mengakibatkan mereka terjatuh ke dalam air.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Ruas Jalan Lembudud-Long Layu di Krayan Selatan Lumpuh Penuh Lumpur 

“Teman korban yang sedang berada di lokasi lalu menyelamatkan satu orang korban bernama Udin dalam kondisi selamat sementara korban lainnya bernama Dewa dalam pencarian,” tuturnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *