Air Sungai Sembakung Naik, Bangunan di Desa Atap Mulai Tergenang

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tinggi Muka Air (TMA) di Sungai Sembakung mengalami kenaikan pada Jumat, 18 April 2025.

Berdasarkan pemantauan terakhir pukul 09.10 WITA, TMA tercatat naik ke level 4,08 cm, dari sebelumnya 3,95 cm. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 1,3 cm.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Arief Budiman, SP., M.Si., melalui Kasubid Informasi, Muhammad Basir, mengungkapkan meski terdapat kenaikan TMA, aktivitas masyarakat masih berjalan normal.

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah Nunukan Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir pada Malam hingga Dini Hari

“Saat ini kondisi cuaca di wilayah sekitar berawan dan cerah dengan suhu mencapai 30°C, kelembaban 71 persen, serta kecepatan angin 3,9 km/jam yang bertiup dari arah barat laut,” kata Basir, Jumat (18/4/2025).

Pantauan terkini menunjukkan bahwa air sungai mulai menggenangi fasilitas umum (fasum) di Desa Atap. Namun, di Kecamatan Lumbis, kondisi air justru terpantau mulai surut pada pagi hari.

Baca Juga :  Laka Maut Avanza vs Motor di Sebatik Tengah, Pengendara 68 Tahun Meninggal Dunia

“Untuk sementara, pemondokan kafilah dan arena perlombaan masih dalam kondisi aman dari genangan,” pungkasnya.

BPBD terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan, terutama di daerah yang berada di sepanjang aliran Sungai Sembakung. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Endah Agustina 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *