Jadi Tuan Rumah MTQ, UMKM Lokal Jajakan Madu Khas Sembakung

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kecamatan Sembakung menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 tingkat Kabupaten Nunukan 2025.

Kegiatan keagamaan tahunan ini tak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi warga setempat.

Salah satu warga, Muhammad Rafili, melihat MTQ sebagai kesempatan emas untuk memperkenalkan dan menjual produk lokal khas Sembakung.

Baca Juga :  Enggan Dipulangkan ke Kampung Halaman, Pria di Nunukan Nekat Bacok Rekan Kerjanya

Ia membuka lapak kecil yang menjajakan es teh, cemilan basreng (bakso goreng) dan madu asli Sembakung.

“Ini momentum yang bagus, bisa memberikan keuntungan bagi warga lokal untuk menjajaki jualan,” kata Rafili saat ditemui di area pelaksanaan MTQ, Jumat (18/4/2025)

Rafili menjelaskan, salah satu produk andalannya adalah madu khas Sembakung. Ia menjual madu ukuran 460 mililiter seharga Rp150.000.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Motor di Nunukan Diringkus Polisi, Modif Kendaraan untuk Hilangkan Jejak

Menariknya, ia mengaitkan produk jualannya dengan logo MTQ tahun ini yang mengandung unsur lebah dan burung walet – dua simbol yang menurutnya sangat mencirikan wilayah Sembakung.

“Jual madu khas Sembakung, karena MTQ tahun ini di salah satu logo ada lebah dan burung walet, yang memang mencirikan Sembakung,” ungkapnya.

Gelaran MTQ ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi warga melalui usaha mikro dan produk-produk lokal yang ditawarkan selama kegiatan berlangsung. (*)

Baca Juga :  Razia Dua THM di Nunukan, 39 Pengunjung Jalani Tes Urine Narkoba

Reporter: Darmawan

Editor: Endah Agustina 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *