Panglima TNI Sebut akan Berusaha Kembangkan Potensi Masyarakat Dayak

“TNI akan berusaha untuk terus mengembangkan potensi putra-putri masyarakat Dayak agar bisa turut serta menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia,” kata Andika Perkasa yang dikutip dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, dipantau dari Jakarta, Sabtu.

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika menerima audiensi dari Majelis Adat Dayak Nasional (MADN). Kedatangan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Marthin Billa menemui Panglima TNI bertujuan untuk berdiskusi terkait berbagai sinergi antara TNI dan MADN dalam rangka meningkatkan peran serta TNI di masyarakat adat Suku Dayak.

Baca Juga :  Kunjungi PLBN Labang, Rahmawati Soroti Kebutuhan Nakes di Wilayah Perbatasan

Andika berkomitmen bahwa TNI akan terus melakukan evaluasi melalui Asisten Teritorial Panglima TNI dalam kaitan untuk berbagai kegiatan bersama MADN.

Lebih lanjut, Andika Perkasa juga berjanji akan segera memberikan kesempatan kepada putra-putri asli Dayak untuk menjadi perwira tinggi di TNI setelah mendengar penjelasan dari Ketua Dewan Pakar MADN Alue Dohong yang mengungkapkan bahwa terdapat kelangkaan bagi masyarakat asli Dayak untuk mencapai jenjang karier di TNI hingga ke perwira tinggi.

Baca Juga :  Kepala Bakom RI Dorong Penguatan Peran ANTARA di Era Digital

“Saya merasa bersalah sekali begitu mendengar tadi. Terus terang, saya merasa sangat bersalah. Saya akan berusaha dengan waktu yang saya punya, siswa waktu yang saya punya, saya akan berusaha. Siapa (putra-putri Dayak) di level kolonel sekarang, nanti kami pelajari riwayat hidupnya untuk melihat mana yang paling memungkinkan,” kata Andika Perkasa.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Masih Hitung Kebutuhan, Usulan CPNS 2026 Belum Diajukan

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pakar MADN Alue Dohong menyampaikan harapannya kepada Panglima TNI agar masyarakat asli Dayak memiliki kesempatan untuk menjadi anggota TNI dari jalur perwira utama, serta memperoleh kesempatan untuk mencapai jenjang karier sampai ke perwira tinggi.

“Masih sangat minimnya kader-kader Suku Dayak yang memiliki kesempatan untuk menjadi anggota TNI dari jalur perwira utama,” ucap Alue Dohong. *

Sumber : antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *