Jalur Kereta Api Tanah Kuning-Mangkupadi Diproyeksikan Jadi Tulang Punggung Logistik Industri

benuanta.co.id, BULUNGAN – Adanya rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Utara (Kaltara) tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga menjadi tulang punggung distribusi logistik menuju kawasan industri strategis.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Idham Chalid, jalur yang direncanakan akan menghubungkan kawasan Tanah Kuning dan Mangkupadi di Kabupaten Bulungan wilayah yang diproyeksikan sebagai pusat industri berskala internasional.

“Sejak awal, perencanaan ini memang diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan industri. Termasuk distribusi komoditas seperti hasil perkebunan sawit,” tuturnya, Kamis (7/5/2026).

Selain itu, jalur kereta api juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang dari wilayah produksi ke pelabuhan maupun pusat industri. Dengan demikian, biaya logistik dapat ditekan dan daya saing daerah meningkat.

Namun, pembangunan jalur tersebut dipastikan akan membutuhkan pembebasan lahan. Mengingat tidak semua trase berada di atas tanah milik pemerintah.

Meski begitu, Idham menilai kebutuhan lahan untuk rel kereta tidak sebesar proyek infrastruktur besar lainnya.

“Pasti ada pembebasan lahan, tapi tidak sebesar pembangunan pelabuhan atau kawasan industri. Karena ini hanya jalur, meskipun tetap membutuhkan titik-titik terminal di beberapa lokasi,” ungkapnya.

Terkait target pelaksanaan, Pemprov Kaltara berharap proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan investor dapat dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan ditargetkan bisa terealisasi pada tahun ini.

“Kami berharap secepatnya ada penandatanganan kerja sama. Sehingga kami juga bisa menyesuaikan perencanaan pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Dishub Kaltara juga akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan mekanisme kerja sama dan kewenangan proyek. Mengingat sektor perkeretaapian berada di bawah kendali pemerintah pusat.

Sementara itu, skema kerja sama dengan investor masih menunggu hasil pembahasan lanjutan. “Pemerintah daerah berharap bentuk kolaborasi yang disepakati nantinya dapat memberikan manfaat optimal tanpa membebani keuangan daerah,” tuturnya.

Dengan dukungan investasi dan regulasi yang jelas, proyek ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Kaltara. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *