benuanta.co.id, BULUNGAN – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kwarda Kaltara) mencatat capaian signifikan sepanjang 2025 dengan realisasi 100 persen program kerja serta jumlah anggota yang melampaui target.
Ketua Kwarda Kaltara, Hj Rahmawati, menyebutkan, total anggota Pramuka di Kaltara saat ini mencapai 24.952 orang, terdiri dari 2.451 anggota dewasa dan 22.501 anggota muda.
“Jumlah ini melampaui target 20 persen keanggotaan pada tahun 2025,” ungkapnya, Selasa (10/4/2026).
Ia juga menyoroti kembalinya eksistensi Pramuka di tengah masyarakat, yang kini semakin aktif melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui Satuan Tugas Pramuka Peduli, anggota Pramuka terlibat dalam penanganan pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia melalui Nunukan, membantu pengamanan dan pelayanan saat Idulfitri, hingga penanganan banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan.
Meski mencatat capaian positif, Rahmawati mengakui adanya tantangan ke depan, terutama keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah.
“Keterbatasan anggaran berdampak pada tidak semua program dapat dilaksanakan sepenuhnya sesuai rencana,” ujarnya.
Kendati demikian, ia menegaskan, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang untuk tetap berkarya. Justru, hal itu menjadi momentum untuk mendorong kreativitas, inovasi, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Pada tahun 2026, Kwarda Kaltara tetap menargetkan pelaksanaan sejumlah kegiatan strategis, seperti Jambore Daerah, Lomba Tingkat IV, Perkemahan Wirakarya Nasional, serta partisipasi dalam Jambore Nasional.
Melalui Rakerda ini, Rahmawati berharap dapat dirumuskan langkah-langkah strategis yang konkret dan aplikatif demi kemajuan Gerakan Pramuka di Kaltara. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







