Warga Krayan Minta Mekanisme SOA Barang Diperbaiki, Ini Respons Disperindagkop Kaltara

benuanta.co.id, Bulungan – Masyarakat Krayan sebelumnya telah meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara untuk Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang ke Krayan, mekanisme distribusinya perlu diperbaiki.

Dengan maksud barang harus tiba atau mendarat disetiap kecamatan khususnya Kecamatan Krayan Selatan dan Krayan Tengah, barang mendarat dari Tanjung Selor atau Tarakan langsung ke Binuang Kecamatan Krayan Tengah dan Long Layu Kecamatan Krayan Selatan.

Baca Juga :  Kabel Semrawut Dinilai Jadi Polusi Visual, Akademisi Dorong Penataan Bertahap di Tarakan

Jika mendarat di Long Bawan, maka harga barang akan tetap tinggi di kecamatan yang sulit kondisi jalan daratnya karena dipengaruhi dengan ongkos angkut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara Hasriyani akan melakukan evaluasi.

“Kita akan akan kembali membahas mengenai SOA barang ini, aka disesuaikan dengan permintaan masyarakat Krayan,” ucap Hasriyani kepada benuanta.co.id, Jumat 8 September 2023.

Baca Juga :  Sambut Tahun Ajaran Baru, Medco E&P Tarakan Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Pelajar

Hanya saja tidak dapat dilakukan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni 2023, melainkan direncanakan melalui APBD perubahan. Pasalnya SOA barang tahun 2023 telah berjalan. Pihaknya pun telah banyak menerima permintaan agar hal itu dievaluasi, jika saat ini jalan lingkar Krayan mengalami kerusakan sehingga harga barang meningkat.

“Dalam RDP DPRD dan Pemprov dengan masyarakat Kaltara meminta agar SOA barang tidak terpusat di satu titik saja juga diminta tidak hanya lewat darat tapi penerbangan,” paparnya.

Baca Juga :  Pasar Murah Meriahkan Harkopnas ke-79 di Kaltara, Disperindagkop Sediakan 200 Paket Sembako

Walaupun begitu, pihaknya merasa dilema pasalnya satu sisi ada yang minta distribusi melalui jalan darat ada juga yang melalui penerbangan.

“Kita akan coba akomodir di APBD perubahan,” ujarnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *