oleh

16 TKI Masuk Indonesia Lewat Jalur Ilegal di Krayan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, menerima pemulangan Tenga kerja Indonesia (TKI) dari Krayan sebanyak 16 orang hingga Rabu, 1 September 2021.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat BP2MI Nunukan, Arbain mengatakan sejak Selasa ada 7 orang, dan Rabu ada 9 orang dari Krayan telah tiba di Nunukan.

“Sebanyak 16 orang ini memang berkeinginan untuk kembali ke Indonesia, mengingat kontrak kerja mereka sudah selesai,” kata Arbain, kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  BNPB: Waspada Bencana Banjir dan Longsor, di Kaltara Daerah Sembakung Banjir

Malaysia masih lockdown mengharuskan para TKI masuk jalur ilegal dari Serawak ke Longmidang, setelah tiba di perbatasan mereka juga melapor kepada petugas seperti Camat Krayan, Imigrasi, dan satgas pamtas RI.

“Mereka ini juga masih memiliki paspor yang aktif, begitu juga surat jaminannya. Namun mereka sudah berniat tidak lagi ingin kembali ke Malaysia,” jelasnya.

Baca Juga :  Tempat Wisata Religi Wajib Dikunjungi di Perbatasan¬†

16 orang ini bekerja di perkebunan kelapa sawit yang ada di Malaysia. Perlu diketahui bahwa para TKI ini harus menjalani karantina selama 5 hari yang akan ditampung di rusunawa Nunukan, mereka juga sudah dilakukan antigen dari Krayan, dan telah mendapat vaksin dari Malaysia.

“Setelah 5 hari di karantina dan dilakukan tes PCR maka mereka akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” paparnya. (*)¬†

Baca Juga :  Libur Nataru, Pemerintah Tekankan ASN Agar Tidak Mudik

Reporter: Darmawan

Editor: Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *