Atlet Layar Kaltara Mulai Lakukan TC Desentralisasi Menuju PON XXI

benuanta.co.id, TARAKAN – Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kalimantan Utara (Kaltara) sudah melakukan program Training Center (TC) desentralisasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, keseluruhan atlet layar berjumlah 11 orang di Tanjung Batu, Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

Ketua Porlasi Kaltara, H. Widodo Dwi Santoso mengatakan, pihaknya telah memfokuskan latihan atlet sejak April 2024 lalu dengan karantina. Kemudian sejak Maret lalu, atlet mulai masuk dalam program TC desentralisasi di Tanjung Batu, Berau, Kaltim.

“Walaupun sentralisasi baru dimulai Juni, tapi kami dari pengurus Porlasi berinisiatif untuk mencapai hasil maksimal kita karantina mereka sejak April,” katanya, Senin (20/5/2024).

Baca Juga :  8 Pegulat Kaltara Disiapkan untuk TC Sentralisasi

Adapun program TC desentralisasi dan sentralisasi, atlet tidak hanya dilakukan di Tanjung Batu. Rencananya, pihaknya akan menggelar latihan sekaligus try out di Jakarta pada pertengahan Juni nanti. Porlasi Kaltara akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sekaligus ajang seleksi pembentukan timas layar menuju SEA Games Thailand.

“Insya Allah di bulan Juni pertengahan kita mengikuti try out sekaligus kejurnas sebagai ajang seleksi untuk SEA Games di Thailand. Sekaligus mungkin kita akan tinggal lebih lama di Jakarta untuk mencari sparing partner yang lain,” beber Widodo.

Baca Juga :  KONI Kabupaten Kota Diharapkan Berikan Dukungan untuk Atlet Hadapi PON XXI

Dipilihnya Tanjung Batu sebagai lokasi TC desentralisasi, lantaran menjadi tempat training center sejumlah provinsi. Termasuk tuan rumah PON, Aceh serta Kaltim dan Sulawesi Utara. Dengan begitu, diharapkan atlet Kaltara memiliki sparing partner dalam berlatih dan melakukan evaluasi setiap hari.

“Atlet kita juga ditangani pelatih berpengalaman yang beberapa kali membawa tim layar Indonesia ke SEA Games. Secara fisik anak-anak sudah mulai bagus karena kita fokuskan sampai dengan akhir bulan ini, fokus 70 persen fisik, 20 persen teknik baik di air maupun di darat, 10 persen taktik,” pungkasnya.

Baca Juga :  Sejarah Terukir, Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Piala Dunia 2026

Selama TC desentralisasi, pihaknya juga telah berupaya untuk memenuhi kebutuhan para atlet termasuk suplemen. Meski hingga saat ini anggaran desentralisasi dari Pemprov Kaltara ke KONI Kaltara belum cair.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1926 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *