Antrean Panjang di SPBU Sengkawit Bukan Akibat Kehabisan Solar

Ekonomi590 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Antrean kendaraan masih terlihat di SPBU Sengkawit, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor. Meski begitu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut masih aman dan pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

Pertamina menjelaskan antrean yang terjadi lebih banyak disebabkan banyak kendaraan yang datang mengisi Bio Solar dalam waktu yang bersamaan. Selain kendaraan dari Bulungan, ada juga kendaraan dari luar daerah yang ikut mengisi BBM di SPBU tersebut sehingga antrean menjadi lebih panjang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan BBM masih tersedia dan terus disalurkan ke SPBU.

Baca Juga :  Deflasi Juli 0,57 Persen, Inflasi Tahunan Tarakan Masih di Atas Target

“Stok BBM di SPBU Sengkawit masih aman. Antrean ini bukan karena kehabisan BBM, tetapi karena banyak kendaraan datang bersamaan untuk mengisi Bio Solar,” kata Edi, Selasa (28/7/2026).

Ia mengatakan Pertamina terus memantau kondisi di lapangan agar pasokan BBM tetap tersedia. Penyaluran BBM juga dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan masyarakat.

Saat ini Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, DPRD, aparat penegak hukum, Dinas Perhubungan, dan pengelola SPBU juga sedang membahas rencana penerapan verifikasi STNK saat pembelian BBM subsidi. Kebijakan itu masih menunggu aturan resmi dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Aluminium Penentu Arah Baru Ekonomi Kaltara

“Kalau nanti aturannya sudah keluar, kami siap menjalankan verifikasi STNK agar BBM subsidi benar-benar diterima kendaraan yang berhak,” ujarnya.

Selain itu, Pertamina juga akan mengikuti rapat bersama sejumlah pihak untuk membahas penataan antrean kendaraan, penggunaan QR Code, hingga evaluasi penyaluran BBM subsidi di Bulungan.

Edi juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak memarkir kendaraan di sekitar SPBU setelah selesai mengisi BBM agar antrean tidak semakin panjang.

Baca Juga :  BPS Catat 6 Ribu Orang Menganggur di Tarakan, Paling Banyak Lulusan Sarjana

“Kami minta masyarakat ikut menjaga ketertiban di area SPBU. Setelah selesai mengisi BBM, kendaraan sebaiknya langsung keluar supaya tidak menambah kepadatan antrean,” tutupnya.(*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *