benuanta.co.id, BULUNGAN — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2025 melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah proyek pembangunan di Kota Tarakan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
Sejumlah anggota Pansus yang turut dalam kegiatan tersebut antara lain H. Yancong, Jufri Budiman, Adi Nata Kusuma, Syamsuddin Arfah, dan Komaruddin.
Rombongan meninjau sejumlah titik, di antaranya rehabilitasi drainase di Jalan Gajah Mada, penyelesaian rumah dinas Badan Penghubung, SMAN 2 dan SMAN 3 Tarakan, serta pembangunan drainase Gedung Serbaguna Kristiani.
Peninjauan juga mencakup proyek Jalan Ring Road Juata–Binalatung, Gedung BINDA Tarakan, hingga pematangan lahan Balai Pembenihan Udang di kawasan Binalatung.
Dalam kunjungan tersebut, Pansus memberikan sejumlah catatan. Untuk proyek drainase di Jalan Gajah Mada dan rumah dinas Badan Penghubung, DPRD meminta pendalaman lanjutan agar pelaksanaan tetap mengacu pada rencana induk yang telah ditetapkan.
Sebaliknya, pembangunan drainase di Gedung Serbaguna Kristiani mendapat dukungan karena dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Di sektor pendidikan, Pansus menyoroti kualitas pengadaan sarana di SMAN 2 dan SMAN 3 Tarakan. “Kami merekomendasikan agar pemerintah memastikan spesifikasi barang memiliki kualitas terbaik, agar tidak cepat rusak dan membebani anggaran perawatan,” ungkap Yancong, Selasa (21/4/2026).
Untuk infrastruktur konektivitas, Pansus mendorong percepatan pembangunan Jalan Ring Road Juata–Binalatung yang masih menyisakan sekitar lima kilometer. Proyek ini dinilai strategis untuk membuka akses antarwilayah.
Adapun pembangunan Gedung BINDA Tarakan mendapat apresiasi karena telah rampung sepenuhnya dengan kualitas yang dinilai memadai.
Sementara itu, terkait Balai Pembenihan Udang, DPRD meminta pemerintah provinsi lebih aktif mencari skema pendanaan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, agar pengembangan sektor perikanan dapat segera direalisasikan.
Kegiatan ini, menurut Pansus, menjadi bagian dari upaya memastikan anggaran pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kota Tarakan. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







