DPRD Kaltara Sebut Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kaltara Belum Maksimal

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR -Sejumlah pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara (Kaltara), dirasa belum maksimal. Hal itu merupakan hasil dari pemantauan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara.

Dalam pemantauan yang dilakukan DPRD Kaltara, di Tarakan misalnya, masih ada sejumlah proyek pembangunan ataupun perbaikan infrastruktur jalan yang perlu dipercepat.

Anggota DPRD Kaltara Supa’ad Hadianto mengatakan, sejumlah infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, harus menjadi perhatian. Di Tarakan saat ini, terdapat sejumlah infrastruktur yang perlu dimaksimalkan, seperti Jalan Gunung Selatan, Ring Road, Jalan yang berada di Simpangan Intraca, Jalan Gajah Mada dan beberapa lainnya.

Baca Juga :  Demonstrasi Dukung MBG di Tarakan, DPRD Kaltara Nilai Beri Dampak Ekonomi bagi Petani dan UMKM

“Ini perlu diperhatikan. Sebab menurut kami di dewan, sejauh ini peningkatan jalan itu belum maksimal,” bebernya pada Ahad (14/5).

Hal yang menjadi perhatian itu, lanjut Supa’ad, diminta untuk segera di tindaklanjuti oleh Pemprov Kaltara. DPRD Kaltara menegaskan, infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi belum maksimal. Diminta akan segera dimaksimalkan. Sebab masyarakat akan terganggu jika itu dibiarkan tanpa ada penanganan.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Dorong Skema Pembuktian Terbalik untuk Percepat Penetapan WPR

“Memang dipahami, bahwa ada skala prioritas yang harus ditangani lebih dulu karena keterbatasan anggaran. Namun yang harus dilakukan adalah mengupayakan agar bisa maksimal,” terangnya.

Diharapkan, pemerintah daerah yang memiliki tugas sebagai eksekutor di lapangan terkait APBD utamanya jalan ring road harus ditangani sebab ada aktivitas ekonomi. Begitu juga dengan Gunung Selatan, jangan sampai menjadi bumerang.

Baca Juga :  DPRD Kaltara: Percepatan WPR Jadi Kunci Hentikan Kebocoran PAD dari Sektor Tambang

“Mudahan APBD Tahun Anggaran 2024, infrastruktur yang menjadi kewenangan Provinsi Kaltara bisa ditangani,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *