benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menekankan pentingnya transformasi metode mengajar agar selaras dengan karakter peserta didik di era digital. Guru didorong menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Provinsi Kalimantan Utara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., mengatakan perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai pendukung proses pembelajaran, bukan sekadar menjadi pelengkap di ruang kelas. Menurutnya, peserta didik saat ini merupakan generasi yang akrab dengan teknologi dan membutuhkan pendekatan belajar yang lebih variatif.
Ia menjelaskan pembelajaran yang interaktif menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan suasana kelas yang hidup sekaligus mendorong siswa lebih aktif dalam memahami materi.
“Anak-anak kita adalah generasi digital. Mereka membutuhkan pembelajaran yang visual, interaktif, dan menyenangkan,” ungkapnya.
Hasanuddin menilai pemanfaatan berbagai platform digital dapat menjadi sarana bagi guru untuk mengembangkan kreativitas dalam menyusun bahan ajar, modul, maupun media pembelajaran tanpa meninggalkan esensi pendidikan.
Menurutnya, inovasi yang dilakukan guru akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran di sekolah, terutama dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa selama proses belajar mengajar.
Sebagai bentuk implementasi penguatan kompetensi guru, Disdikbud Kaltara juga terus menghadirkan berbagai program peningkatan kapasitas. Salah satunya melalui Webinar Pendidikan Guru 5.0 Kaltara Seri 5 yang telah digelar beberapa waktu lalu dan diikuti guru dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Utara.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan pembelajaran interaktif melalui pemanfaatan teknologi pendidikan, sekaligus berbagi praktik baik dalam menciptakan media belajar yang lebih menarik.
“Jangan takut mencoba hal-hal baru. Mengajarlah dengan hati dan berinovasilah dengan teknologi,” tegasnya.
Ia menambahkan peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Disdikbud Kaltara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
“Mari kita bergerak bersama dan terus menjadi penerang bagi anak-anak Kalimantan Utara melalui pendidikan yang bermutu,” tutupnya. (adv)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







