Inovasi Guru Jadi Penentu Kualitas Pendidikan di Era Digital

benuanta.co.id, TARAKAN – Kemampuan guru untuk terus berinovasi dinilai menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong peningkatan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., mengatakan saat ini dunia pendidikan telah memasuki era Pendidikan 5.0, di mana teknologi tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi menjadi mitra strategis dalam proses pembelajaran.

Meski demikian, secanggih apa pun perkembangan teknologi, peran guru tetap tidak tergantikan karena keberhasilan pembelajaran bergantung pada kreativitas dan kemampuan pendidik dalam memanfaatkannya.

“Teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan peran seorang guru,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, teknologi yang dimanfaatkan tanpa inovasi hanya akan menjadi pelengkap dalam pembelajaran. Sebaliknya, ketika digunakan oleh guru yang kreatif dan inspiratif, teknologi mampu menjadi jembatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong lahirnya pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik.

“Teknologi di tangan guru yang hebat dan inspiratif akan menjadi jembatan emas menuju lompatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Hasanuddin menilai tantangan geografis yang dimiliki Kalimantan Utara tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pemerataan pendidikan. Semangat guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi membuktikan bahwa keterbatasan wilayah dapat diatasi melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi antarpendidik.

“Batas geografis bukan lagi menjadi penghalang untuk mewujudkan pendidikan bermutu di Kalimantan Utara,” katanya.

Komitmen tersebut terus diwujudkan melalui berbagai program peningkatan kapasitas guru. Salah satunya melalui rangkaian Webinar Pendidikan Guru 5.0 yang telah dilaksanakan dalam beberapa seri. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi guru untuk memperkuat kompetensi, berbagi praktik baik, serta memperluas pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

“Kami terus menghadirkan berbagai program peningkatan kompetensi agar guru semakin siap mengembangkan pembelajaran yang inovatif sesuai perkembangan zaman,” jelasnya.

Ia berharap para guru tidak berhenti belajar dan terus berani mencoba berbagai pendekatan baru dalam proses pembelajaran. Menurutnya, kreativitas yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi akan melahirkan suasana belajar yang lebih hidup sekaligus memberikan dampak positif terhadap kualitas peserta didik.

“Jangan takut mencoba hal-hal baru. Mengajarlah dengan hati dan berinovasilah dengan teknologi,” tutupnya. (adv)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *