Gencarkan Edukasi Obat, Dinkes Kaltara Gelar ‘Gema Cermat’

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) kini menggencarkan edukasi penggunaan obat yang benar melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Sebanyak 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat mengikuti kegiatan yang digelar di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Kamis (18/6/2026).

Peserta yang hadir berasal dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) tingkat pusat, pengurus IAI Kaltara dan Kabupaten Bulungan, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, hingga kader puskesmas.

Sekretaris Dinkes Kaltara, Agus Suwandy, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara tepat dan rasional. Menurut dia, masih banyak masyakarat yang belum memahami cara memilih, menggunakan, menyimpan, hingga memusnahkan obat dengan benar.

Baca Juga :  Surat Penonaktifan Ribuan Peserta JKN Dibatalkan, Dinkes Kaltara Siapkan Evaluasi Internal

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya di Kaltara dapat memilih obat secara tepat dan menggunakan obat secara rasional,” kata Agus, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan obat yang tidak sesuai aturan dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi yang melibatkan tenaga kesehatan serta organisasi profesi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai prinsip penggunaan obat yang aman, termasuk cara menyimpan obat, mengenali masa kedaluwarsa, menyesuaikan obat dengan penyakit yang diderita, hingga tata cara pemusnahan obat yang sudah tidak digunakan.

Baca Juga :  Surat Penonaktifan Ribuan Peserta JKN Dibatalkan, Dinkes Kaltara Siapkan Evaluasi Internal

Agus menambahkan, edukasi semacam ini penting untuk mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat yang dapat memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan Ikatan Apoteker Indonesia Kaltara dan Kabupaten Bulungan. Selain itu, kami menghadirkan narasumber dari pengurus pusat dan rumah sakit nasional agar materi yang diberikan lebih komprehensif,” ujarnya.

Program Gema Cermat merupakan program nasional yang telah dijalankan Kementerian Kesehatan sejak 2015. Program tersebut lahir sebagai respons terhadap masih tingginya kasus penggunaan obat yang tidak tepat di masyarakat.

Baca Juga :  Surat Penonaktifan Ribuan Peserta JKN Dibatalkan, Dinkes Kaltara Siapkan Evaluasi Internal

Menurut dia, penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, konsumsi obat tanpa mengetahui kandungan dan dosis yang benar, serta kebiasaan menyimpan obat secara tidak tepat masih sering ditemukan.

“Kesalahan penggunaan obat dapat memengaruhi keberhasilan pengobatan. Bukannya sembuh, justru bisa menimbulkan masalah kesehatan baru. Karena itu edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *