Ukur Kinerja Capaian Reformasi Birokrasi Polri, Polres Bulungan Bagikan Kuisioner ITK-O

TANJUNG SELOR – Polres Bulungan mengundang puluhan responden dari Kodim 0903/TSR, Kejari Bulungan, DPRD Bulungan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, organisasi masyarakat, OPD Pemda Bulungan dan media massa untuk mengikuti pengisian kuisioner eksternal Indeks Tata Kelola secara Online (ITK-O).

Giat pengisian kuisioner dibuka oleh Wakapolres Bulungan Kompol Wiliam Wilman Sitorus, S.I.K., didampingi oleh Kabag Ren Polres Bulungan AKP Mujiono.

“Setidaknya ada 23 orang partisipan yang ikut melakukan pengisian ITK-O tahun ini,” ungkap Wakapolres Bulungan Kompol Wiliam Wilman Sitorus kepada benuanta.co.id, kemarin.

Baca Juga :  Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Terungkap, Ini Penyebabnya Menurut Kepolisian

Mantan Kabag Ops Polres Malinau ini menuturkan, pengisian ITK-O ini untuk mengukur kinerja dan capaian Reformasi Birokrasi Polri, khususnya Polres Bulungan. Di mana ITK-O tersebut merupakan instrument untuk mengukur kinerja dan capaian reformasi birokrasi Polri sebagai landasan pengambilan kebijakan berdasarkan bukti.

“Sebagai tolok ukur kemajuan yang dicapai dan sebagai alat memperbandingkan kinerja secara obyektif, fair dan akurat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Latihan Disiplin hingga Menggapai Mimpi, 56 Penerima Beasiswa ENM Group Ikuti Bintalsik

Dia mengatakan, penilaian ini ada dua, selain eksternal, penilaian juga dilakukan secara internal dari pihak kepolisian itu sendiri. Kata dia, penilaian ITK-O ini dilakukan sebagai penilaian dalam rangka mewujudkan peningkatan Polres Bulungan dari Zona Integritas (Zl) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

“Selama inipun pengukuran dilakukan secara manual, sehingga di tahun 2021 ini dilaksanakan secara online dengan menggunakan aplikasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Diduga Pengemudi Xenia Ngantuk, Tabrak Pick Up dan Motor Parkir di Jalan Sengkawit

Kegiatan pengisian kuisioner responden ITK-O Polres Bulungan tetap menerapkan protokol kesehatan. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *