Dishub Ungkap Penyebab Ponton VIP Pelabuhan Tanjung Selor Tenggelam

Bulungan827 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan akhirnya menjelaskan penyebab tenggelamnya ponton VIP di Pelabuhan Tanjung Selor. Ponton yang berada di sisi kanan dermaga itu ternyata sudah mengalami kerusakan sejak lama dan kondisinya terus memburuk.

Kabid Prasarana Dishub Bulungan, Erwin Hernanda mengatakan, ponton sudah digunakan sekitar 20 tahun sejak dibangun pada 2005. Selama ini ponton mengalami kebocoran di bagian bawah dan harus rutin dilakukan penyedotan air.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Siap Ambil Alih Pembiayaan 5.745 Peserta JKN yang Terdampak Penonaktifan 1 Oktober

“Memang sudah lama bocor. Selama ini masih bisa ditangani dengan penyedotan air, tapi lama-kelamaan kebocorannya semakin besar,” ujar Erwin, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, saat dilakukan pengecekan setelah tenggelam, petugas menemukan ada bagian dinding samping ponton yang sudah terlepas. Kondisi itu menunjukkan struktur ponton memang sudah mengalami kerusakan cukup berat.

“Waktu proses evakuasi ada bagian samping yang sudah lepas. Jadi bukan baru rusak sekarang, tapi memang sudah ada kerusakan sejak lama,” katanya.

Baca Juga :  Cegah Perselisihan Antarwilayah, Wabup Kilat Buka Ruang Musyawarah untuk Persoalan Batas Desa di Peso Hilir

Karena dinilai membahayakan, Dishub memutuskan ponton tersebut tidak lagi digunakan. Saat ini pemerintah daerah masih mencari solusi apakah akan memperbaiki ponton lama atau membangun yang baru.

“Kalau mau diperbaiki harus ditarik ke darat dulu. Nanti dilihat apakah lebih memungkinkan diperbaiki atau diganti baru, tergantung anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Meski begitu, Erwin memastikan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Selor tetap berjalan normal. Aktivitas sandar kapal dan penumpang kini dialihkan ke ponton yang berada di sisi kiri dermaga.

Baca Juga :  Sekolah di Bulungan Diminta Tetap Siaga Kabut Asap

“Pelayanan tetap berjalan. Penumpang, tamu VIP, sampai ambulans rujukan masih bisa menggunakan ponton yang ada di sebelah kiri,” tegasnya.

Dishub juga berencana menambah fasilitas pendukung di ponton yang masih digunakan, termasuk kemungkinan pemasangan atap agar pengguna lebih nyaman saat menunggu atau naik turun kapal. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *