Potensi Longsor, BPJN Bentuk Pos Penanganan Darurat di Jalan Nasional

TANJUNG SELOR – Antisipasi bencana longsor yang kerap terjadi di sepanjang jalan nasional, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kaltara akan menyiapkan pos penanganan darurat apabila terjadi bencana. Salah satunya penyiapan alat berat di titik tertentu untuk melakukan perbaikan jalan.

“Setiap tahun kita PUPR selalu menyiapkan pos-pos, jadi setiap 1 PPK ikut 1 ruas jalan yang ditangani. Setiap PPK ini menangani panjang ruas 100 sampai 150 Kilometer,” ucap Kepala BPJN Kaltara, Zamzami kepada benuanta.co.id, kemarin.

Seperti tahun sebelumnya, BPJN telah mendirikan beberapa pos pelayanan mudik. Meski tahun ini mudik ditiadakan, pihaknya tetap membuat pos yang dijadikan sentral penanganan yang tak terduga di lapangan terutama ruas jalan nasional.

Baca Juga :  Diduga Pengemudi Xenia Ngantuk, Tabrak Pick Up dan Motor Parkir di Jalan Sengkawit

“Karena tidak ada pos mudik lebaran, kita buat pos lebih ke penanganan darurat seandainya terjadi bencana. Itupun ke jalan nasional kita,” jelasnya.

Zamzami menyebutkan, potensi bencana longsor terpantau di sepanjang jalan nasional mulai batas Bulungan-Berau ke Tanjung Selor, lalu ke Tanjung Palas menuju Sekatak Buji. Kemudian ke Malinau hingga ke Sei Ular.

Baca Juga :  Ops Patuh Kayan di Bulungan Digelar Setelah HUT Bhayangkara ke-80

“Jalan nasional kita itu ada 400 kilometer, mulai batas Bulungan arah Kaltim hingga Sei Ular, ruas jalan ini ditangani 4 orang PPK yang menangani. Setiap orang bertanggungjawab di ruasnya masing-masing, jadi semua yang daerah perbukitan itu potensi rawan longsor,” sebutnya.

Dirinya berharap pada lebaran Idulfitri tahun ini cuaca mendukung, tidak ada hujan di sepanjang ruas jalan yang bisa menimbulkan gerakan tanah. Meski demikian, BPJN Kaltara sudah siap dengan segala kemungkinan di jalan. “Walaupun begitu kita sudah siap hadapi longsor, banjir dan lainnya,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Terungkap, Ini Penyebabnya Menurut Kepolisian

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *