Tutup Sementara, Keamanan THM Tempat Penikaman Dipertanyakan

Hukrim, Tarakan517 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Menyoal keamanan Tempat Hiburan Malam (THM) Surya Golden, pengelola mengakui masih terdapat kekurangan. Namun hal itu akan dibenahi kembali oleh pengelola THM di Kelurahan Karang Anyar Pantai tersebut.

Pada saat kejadian yang menewaskan pramusaji bernama Barselinus, diakui pengelola THM, tempat tersebut belum dilengkapi sarana keamanan CCTV. Pihaknya juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa kendala layanan keamanan selama pandemi Covid-19.

Baca Juga: 

Baca Juga :  Kondisi Lapangan Stadion Datu Adil Tarakan Dikeluhkan Warga, Tarif Sewa Rp 1 Juta untuk Sekali Pakai

“Memang belum sempat saya ambil keamanan, karena masih ada 4 orang pekerja, rencana saya mau ambil keamanan 2 orang. Selama ini saya punya 3 orang keamanan, dikarenakan adanya Covid-19 kemarin sehingga saya belum sempat ambil,” ujar Farel, Pengelola Surya Golden pada Kamis, 30 Desember 2021.

“CCTV juga belum saya pasang saat kejadian, baru saat ini dipasang,” sambungnya.

Meskipun demikian, Farel memastikan selama ini THM yang berada di tengah-tengah pemukiman warga itu serasa aman dan kondusif. Terkecuali saat pengeroyokan hingga penikaman karyawan yang telah bekerja 2 bulan itu.

Baca Juga :  Kendala Satpol PP Tarakan Tertibkan Anak Berjualan

“Tidak juga sering terjadi keributan. Dorang (tersangka) aja itu yang buat keributan,” tegasnya.

Farel mendapat informasi kejadian tersebut dari rekan kerjanya yang akrab disapa mami. Pada saat itu, kebetulan dirinya sedang berada di tambak.

“Saya dapat informasi sekitar jam 03.30 WITA, bahwa terjadi masalah di THM. Saya panik sehingga saya suruh larikan korban ke rumah sakit dan segera laporkan ke pihak berwajib,” tambah dia.

Baca Juga :  Selundupkan Sabu ke Pulau Nunukan, Pria Asal Sebatik Barat Diamankan Polisi di Pelabuhan Bambangan

Kata Farel, pihak THM Surya Golden begitu menghargai dedikasi mendiang korban, bahkan pihaknya telah memberikan santunan atau tali asih kepada keluarga korban. Kemudian, saat ini pihaknya pun belum mengoperasikan THM itu.

“Total pekerja kalau tidak salah sebanyak 12 orang pada saat kejadian. Usai kejadian, Surya Golden masih tutup sementara,” tutupnya. (krs/*)

Editor: Matthew Gregori Nusa/Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *