Tarakan Masih Level IV PPKM, PTM Tak Dapat Digelar Awal Oktober

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ProvinsiKaltara sebelumnya telah menargetkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serentak di seluruh Kaltara pada Oktober ini. Sangat disesalkan rencana PTM kembali tertunda di Tarakan lantaran masih masih menyandang status level 4 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Rencananya akan disertakan di tanggal 1 Oktober 2021, kita geser ke Senin namun tetap kita perhatikan level PPKM-nya pada masing-masing daerah ,” ungkap Kadisdikbud Prov Kaltara, Teguh Hendri Susanto, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga :  Desak Wali Kota Tegur Dirut Perumda Tirta Alam, Soroti Etika Komunikasi Pejabat Publik

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tajuddin Tuwo mengatakan tetap mengikuti standar level PPKM yang ada. Karena level PPKM adalah syarat utama digelarnya PTM.

“Kita masih menunggu, kalau Pemkot sudah siap begitupun dengan saya juga siap, ketika kita dinyatakan turun level langsung lah anak-anak kita sekolahkan,” jelasnya.

Tajuddin menerangkan, terdapat 70 sekolah yang saat ini siap untuk PTM. Sementara itu, untuk tingkatan sekolah sendiri yang saat ini siap ialah, Taman Kanak-kanak (TK) atau Paud, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga :  Tabrakan Maut di Sungai Maya, Dua Pengendara Meregang Nyawa

“Kalau di Tarakan semuanya siap, dari tingkat PAUD, TK, SD, sampai SMA, tapi yang lebih dominan itu TK sama SD karena banyak jumlahnya kan,” jelas Taju.

Disinggung soal vaksinasi dirinya tak mau ambil pusing. Kendati menunggu alokasi vaksin untuk siswa, Tajuddin tetap mengacu kepada SKB 4 Menteri yang tidak menempatkan vaksinasi sebagai syarat PTM.

Baca Juga :  Ruang Gerak Membina Siswa Terbatas, DPRD Tarakan Desak Regulasi agar Guru Tak Mudah Dikriminalisasi

“Vaksin memang wajib tapi untuk guru, kalau siswa karena belum ada alokasinya ya tidak apa. Nanti kalau ada juga gampang vaksinnya tinggal di sekolahan saja,” tandasnya.(*)

Reporter : Endah Agustina
Editor : Matthew/Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *