Out of Control, Anak 13 Tahun Kecelakaan Tunggal di Jalan Kusuma Bangsa

benuanta.co.id, TARAKAN – Kecelakaan lalu lintas melibatkan seorang anak berusia 13 tahun terjadi di Jalan Kusuma Bangsa, tepatnya di depan Goyumcha, Kota Tarakan, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 05.30 WITA.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi KU 2375 IK yang dikendarai korban. Berdasarkan laporan Satlantas Polres Tarakan, kendaraan mengalami out of control atau lepas kendali saat melintas di lokasi kejadian.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana mejelaskan, korban melintas dilokasi dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga sepeda motor membentur median jalan. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian mulut . Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Pelindo Regional 4 Tarakan Raih Penghargaan P-TEC 2026

“Korban mengalami luka yang cukup parah jadi saat ini masih di rawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Kecelakaan ini menjadi perhatian karena pengendara masih berusia 13 tahun. Satlantas Polres Tarakan pun mengingatkan para orang tua agar lebih memberikan pengawasan terhadap anak-anak dalam penggunaan kendaraan bermotor.

IPTU Ardi menegaskan, anak yang mengendarai kendaraan bermotor harus telah memenuhi persyaratan berkendara serta memahami dan mematuhi aturan lalu lintas.

Baca Juga :  Sidang Praperadilan Lie Siong Hwa Masuki Agenda Kesimpulan, Putusan Digelar Senin

Orang tua juga diminta tidak mengabaikan aspek keselamatan ketika memberikan akses kendaraan bermotor kepada anak, mengingat risiko kecelakaan di jalan raya dapat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar senantiasa memberikan pengawasan dan perhatian kepada anak-anak dalam berkendara,” ujarnya.

Dirinya berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Jalan Gajah Mada Rusak dan Tergenang, Akademisi Soroti Drainase hingga Struktur Jalan

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *