Sepanjang 2026, Satlantas Polres Tarakan Catat 36 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka

Hukrim, Tarakan64 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kota Tarakan terus menjadi perhatian. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan mencatat hingga saat ini terdapat 36 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, mengatakan angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data sebelumnya yang berada di angka 32 korban meninggal dunia. “Terakhir kita ketemu 32, sekarang sudah di 36,” sebut Ardi.

Menurutnya, kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut masih didominasi pengguna kendaraan roda dua. Sejumlah kejadian yang menjadi catatan di antaranya kecelakaan di kawasan Mandara, aksi balap liar di Juata, serta kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur di kawasan Tanjung Pasir.

Ia merinci, sejak dirinya berdinas mulai 3 Maret 2026, terdapat sejumlah kecelakaan fatal yang turut menambah angka korban meninggal dunia. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian serius Satlantas Polres Tarakan. Namun, upaya menekan angka kecelakaan menurutnya tidak hanya dapat dilakukan oleh kepolisian.

Baca Juga :  Karhutla Ancam Sumber Air Tarakan

Ia mengajak seluruh masyarakat ikut berperan dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, mengingat jumlah penduduk Tarakan yang mencapai lebih dari 250 ribu jiwa. “Kita sama-sama menjaga keselamatan. Polisi juga tidak selalu bisa mengawasi satu-satu masyarakat kita di sini. Saling bisa menjadi polisi bagi diri sendiri,” terangnya.

Ardi juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Begitu pula rekan kerja maupun lingkungan pertemanan agar saling mengingatkan ketika melihat adanya perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan.

Salah satu kebiasaan yang masih dianggap sepele adalah berkendara jarak dekat tanpa menggunakan helm. “Kalau pulang kerja meskipun kata, ‘Ah, cuma dekat, enggak usah pakai helm,’ jangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Di Tengah Gejolak Daerah, Merah Putih Jangan Sampai Kehilangan Makna

Selain penggunaan helm, masyarakat juga diminta tidak mengurangi kelengkapan standar kendaraan. Ardi mengingatkan agar kendaraan tetap digunakan sesuai spesifikasi keselamatan yang telah ditetapkan pabrikan.

“Kelengkapan yang ada di motor jangan dikurang-kurangin. Yang dari dealer itu sudah bagus,” ujarnya.

Pengendara juga diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak melakukan aksi melawan arus. Menurut Ardi, pelanggaran tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan karena pengguna jalan berhadapan langsung dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Di sisi lain, Satlantas Polres Tarakan terus melakukan patroli untuk mengantisipasi aksi balap liar. Patroli disebut lebih digencarkan pada malam hari, terutama saat akhir pekan.

“Setiap malam itu Lantas di atas jam 11 kita laksanakan patroli. Kalau malam hari-hari weekend, kami pasti lebih gencar lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Detik-detik Proklamasi, Bendera Merah Putih 17 Meter Dibentang di Simpang Empat Tarakan Mall

Ardi mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan, terlebih setelah sejumlah aksi balap liar maupun aksi berkendara yang membahayakan sempat viral di media sosial. Ia juga mengungkapkan, Satlantas sebelumnya telah mengamankan enam unit sepeda motor dalam penindakan aksi balap liar. Kendaraan tersebut kemudian ditindak melalui mekanisme tilang.

Selain penindakan, kepolisian juga terus melakukan edukasi kepada pelajar. Terutama dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Satlantas bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk memberikan pemahaman mengenai keselamatan berkendara.

Dirinya menyebut meski sebagian besar siswa baru SMA belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), banyak di antaranya sudah dapat mengendarai sepeda motor.

“Makanya kita kasih pemahamannya dulu, supaya untuk bekal ke depan keselamatan berkendara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *