Lansia 77 Tahun Hilang saat Cari Kayu di Hutan Juata Kerikil

Tarakan1 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Seorang pria lanjut usia berusia 77 tahun dilaporkan hilang saat mencari kayu di kawasan Hutan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, pada Sabtu (3/10/2026) malam. Korban bernama Yusni Thamrin hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Kepala Seksi Operasi (Kas Ops) Basarnas Tarakan, Dede Heriana, S.E., mengatakan informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan dari keluarga korban pada Sabtu malam.

“Pada tanggal 3 Oktober 2026 pukul 20.15 WITA,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, Yusni diketahui hilang ketika sedang mencari kayu di kawasan hutan Juata Kerikil. Korban diketahui merupakan warga Sungai Bidadari, Juata Kerikil, Kota Tarakan.

Baca Juga :  Pamit Pergi Berobat, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Gajah Mada Tarakan

“Telah terjadi kondisi membahayakan manusia, satu orang hilang pada saat mencari kayu di Hutan Juata Kerikil,” bebernya.

Dede menjelaskan, lokasi korban dilaporkan berada di kawasan Hutan Juata Kerikil dengan titik koordinat 3°22’22.39”N 117°34’41.70”E dan heading 14,96°. Lokasi tersebut berjarak sekitar 3,20 kilometer dari Kantor SAR Tarakan berdasarkan pengukuran Google Earth.

“Jarak tempuh kurang lebih 3,20 kilometer menggunakan Google Earth,” paparnya.

Untuk menuju lokasi, Tim SAR memperkirakan membutuhkan waktu sekitar 30 menit melalui jalur darat dari Kantor SAR Tarakan. Tim kemudian melakukan briefing sebelum diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap korban.

“Tim SAR Gabungan melakukan briefing dan berangkat menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian korban,” katanya.

Baca Juga :  Terancam Krisis Air Pasca Kekeringan, Tarakan Rencanakan Ambil Air Baku dari Bulungan dan Tana Tidung

Tim SAR Gabungan diberangkatkan pada pukul 20.35 WITA dengan estimasi tiba di lokasi sekitar pukul 21.05 WITA. Pencarian tersebut menjadi operasi SAR hari pertama setelah laporan kehilangan diterima dari pihak keluarga.

“Estimasi tiba pukul 21.05 WITA,” singkatnya.

Dalam operasi tersebut, Kantor SAR Tarakan mengerahkan sejumlah peralatan untuk mendukung proses pencarian di kawasan hutan. Peralatan yang disiapkan meliputi satu unit Rescue Car, tiga unit motor trail, satu set perlengkapan jungle rescue, satu set perlengkapan medis, dua unit alat komunikasi, serta satu unit drone thermal.

“Satu drone thermal turut disiapkan untuk mendukung pencarian korban di kawasan hutan,” ternagnya.

Unsur yang terlibat dalam pencarian terdiri dari personel Kantor SAR Tarakan bersama keluarga dan masyarakat. Keterlibatan unsur gabungan tersebut dilakukan untuk memperluas pencarian terhadap korban yang hingga laporan dibuat masih belum ditemukan.

Baca Juga :  Kondisi Jalan Gajah Mada Tarakan Memprihatinkan, Bikin Pengendara Was-was

Dari sisi kondisi lapangan, Basarnas Tarakan melaporkan tidak terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaan operasi pencarian. Kondisi cuaca di sekitar lokasi juga dilaporkan cerah sehingga mendukung pelaksanaan pencarian.

“Faktor penghambat nihil,” tandasnya.

Basarnas Tarakan terus melakukan upaya pencarian terhadap Yusni Thamrin di kawasan Hutan Juata Kerikil Operasi tersebut dilaksanakan dengan dukungan personel, masyarakat, kendaraan operasional, perlengkapan jungle rescue, medis, alat komunikasi dan drone thermal untuk menemukan korban. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *