benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Nunukan mengingatkan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Nunukan dalam beberapa hari ke depan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, disertai peluang petir dan angin kencang.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Nunukan, William Sinaga, mengatakan kondisi cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat terjadi pada sejumlah wilayah dengan waktu yang berbeda. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, periode Selasa (18/8/2026) pukul 08.00 WITA hingga Rabu (19/8/2026) pukul 08.00 WITA, Kabupaten Nunukan masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
“Potensi hujan sedang hingga lebat masih perlu diwaspadai di wilayah Kabupaten Nunukan. Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama ketika terjadi pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan,” kata William.
Peringatan dini cuaca ekstrem juga menunjukkan Kabupaten Nunukan masih menjadi salah satu wilayah yang berpotensi terdampak pada Rabu (19/8/2026). Pada hari tersebut, selain Nunukan, Kabupaten Malinau juga masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Sementara pada Kamis (20/8/2026), potensi hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Bulungan, Nunukan dan Malinau. William menjelaskan, kondisi cuaca di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nunukan juga menunjukkan adanya potensi hujan dan petir.
Prakiraan BMKG untuk 18–19 Agustus memperlihatkan beberapa wilayah seperti Lumbis Ogong, Lumbis Hulu, Lumbis Pansiangan, Lumbis, Sembakung Atulai, Sembakung, Sebuku hingga wilayah Sebatik berpotensi mengalami hujan pada waktu tertentu.
Di Lumbis Ogong, misalnya, potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi pada dini hari. Sementara Lumbis Hulu berpotensi mengalami hujan disertai petir pada malam hari, sedangkan Lumbis dan Sembakung Atulai juga memiliki potensi cuaca berpetir pada dini hari.
Wilayah Sebatik juga diprakirakan mengalami hujan, terutama pada siang hari. Kondisi serupa berpotensi terjadi di Sebatik Tengah, Sebatik Utara, Sebatik Timur, Sebatik Barat dan Sebatik.
“Untuk masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengguna transportasi darat maupun laut, kami mengimbau agar tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan,” ungkapnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan dari hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama di wilayah yang memiliki potensi genangan, banjir, tanah longsor maupun pohon tumbang. William meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca saat ini, tetapi terus memantau informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi BMKG. Kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat, sehingga pembaruan informasi menjadi penting, khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








