benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali membuka akses bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan melalui Job Fair Kabupaten Nunukan 2026.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nunukan, Suhadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
“Job fair ini kami laksanakan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan. Kami ingin kesempatan kerja bisa lebih mudah diakses masyarakat Nunukan,” kata Suhadi.
Menurutnya, peluang kerja masih terbuka di berbagai sektor. Karena itu, masyarakat pencari kerja diminta memanfaatkan kegiatan tersebut dengan mempersiapkan dokumen dan menyesuaikan diri dengan persyaratan yang ditetapkan masing-masing perusahaan.
Job Fair Nunukan 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 13–14 Oktober 2026, di Paras Perbatasan Nunukan, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita.
Sejumlah perusahaan dan instansi dijadwalkan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Bank BRI, perusahaan perkebunan kelapa sawit NFL dan Sarita Tani, PT Bulungan Bara Sukses, PT Nunukan Bara Sukses, FIF Group bagian dari Astra, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI.
Suhadi menegaskan, kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat dan tidak dipungut biaya. “Pencari kerja tidak perlu ragu untuk datang. Kegiatan ini gratis dan terbuka bagi masyarakat yang ingin mencari peluang kerja,” ujarnya.
Selain melihat lowongan yang tersedia, pencari kerja dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai posisi yang dibutuhkan, persyaratan, hingga proses rekrutmen dari masing-masing perusahaan.
Untuk mengikuti proses rekrutmen, pencari kerja diimbau terlebih dahulu memiliki akun SIAPkerja. Informasi terkait lowongan dan persyaratan jabatan juga dapat dipantau melalui kanal yang disiapkan panitia.
Pencari kerja juga diminta membawa CV terbaru, surat lamaran, serta dokumen pendukung lainnya, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Kelengkapan dokumen dinilai penting untuk mempercepat proses pendaftaran ketika bertemu dengan perusahaan.
Suhadi berharap Job Fair Nunukan 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk membuka peluang mendapatkan pekerjaan.
“Yang paling penting, masyarakat datang dengan persiapan. Lihat lowongan yang sesuai dengan kemampuan, lengkapi persyaratan dan manfaatkan kesempatan bertemu langsung dengan perusahaan,” jelasnya.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







