benuanta.co.id, TARAKAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gunung Selatan, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, tepatnya di sekitar Gapura Gunung Selatan, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kecelakaan melibatkan satu unit Truck Nato warna orange bernomor polisi KT 8533 AK dan sepeda motor Yamaha N Max warna hitam dengan nomor polisi KU 2416 IU. Insiden tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., membenarkan kecelakaan tersebut. Ia mengungkapkan, kecelakaan terjadi ketika pengemudi Truck Nato berinisial PLM sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja di kawasan Persemaian.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Gunung Selatan, tepatnya di sekitar Gapura Gunung Selatan, sekitar pukul 08.00 WITA,” ungkapnya.
IPTU Ardi menjelaskan, kecelakaan bermula ketika PLM mengemudikan Truck Nato menuju Persemaian. Saat tiba di dekat Gapura perbatasan Jalan Gunung Selatan, kendaraan yang dikemudikannya mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan dan keluar dari jalurnya.
“Sebelum terjadi kecelakaan, pengemudi Truck Nato berangkat kerja menuju Persemaian, kemudian saat di dekat Gapura Gunung Selatan mengalami rem blong,” jelasnya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha N Max yang dikendarai oleh H. Sepeda motor tersebut sedang bergerak menanjak ketika Truck Nato yang kehilangan kendali keluar jalur dan bertabrakan dengan kendaraan tersebut.
“Dari arah berlawanan ada kendaraan Yamaha N Max yang sedang menanjak, kemudian terbentur dengan kendaraan Truck Nato,” terangnya.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara Yamaha N Max berinisial H terseret. Akibat kecelakaan itu, H meninggal dunia di lokasi kejadian. “Akibat benturan tersebut, pengemudi kendaraan Yamaha N Max terseret dan meninggal dunia,” bebernya.
Pasca kejadian, petugas melakukan penanganan terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan. Truck Nato masih dalam proses evakuasi, sementara sepeda motor Yamaha N Max telah diamankan di Markas Polres Tarakan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
“Untuk kendaraan roda empat masih dalam proses evakuasi, sedangkan kendaraan roda dua diamankan di Mako,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







