benuanta.co.id, TARAKAN – Pengemudi mobil Avanza Putih yang terlibat kecelakaan beruntun di sejumlah titik di Kota Tarakan pada Kamis (11/6/2026) lalu, saat ini masih diamankan di Kepolisian Resor (Polres) Tarakan. Pengamanan dilakukan atas permintaan yang bersangkutan pascakejadian yang sempat viral di media sosia
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana melalui Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Tarakan, Ipda Edi Saputra mengatakan, pengemudi bernama Ahmad masih berada di Polres Tarakan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk pelaku sementara kami amankan di Polres karena pelaku juga meminta untuk pengamanan dirinya,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, pemeriksaan terhadap Ahmad telah dilakukan. Dari keterangan awal yang diperoleh penyidik, Ahmad mengaku panik setelah terlibat kecelakaan pertama di depan Hotel Segiri.
Saat itu, korban disebut terjatuh akibat benturan dengan kendaraan yang dikemudikannya. Namun, karena diteriaki sejumlah pengendara motor yang berada di lokasi, Ahmad memilih meninggalkan tempat kejadian perkara.
“Pelaku merasa panik saat terjadi laka pertama kali di depan Hotel Segiri. Saat korban jatuh karena benturan dengan mobil pelaku, pelaku meninggalkan korban karena panik setelah diteriaki pemotor yang ada di tempat kejadian perkara,” jelasnya.
Kepanikan tersebut diduga membuat Ahmad terus melaju hingga kembali terlibat kecelakaan di beberapa lokasi lain. Polisi mencatat sedikitnya empat lokasi kecelakaan yang berkaitan dengan kendaraan tersebut, sebelum akhirnya mobil berhenti setelah menabrak tiang di depan Toko Cahaya Terang.
Meski menjadi sorotan publik, hasil pemeriksaan menunjukkan Ahmad tidak berada dalam pengaruh zat terlarang maupun minuman beralkohol saat mengemudikan kendaraan. “Setelah dilakukan tes urine, hasilnya negatif narkoba dan tidak dalam pengaruh alkohol,” tegasnya.
Hingga saat ini, Satlantas Polres Tarakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian kecelakaan tersebut. Polisi juga masih menunggu keterangan dari para korban yang belum dapat diperiksa karena alasan kesehatan.
“Masih penyelidikan,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina









