benuanta.co.id, TARAKAN – Sebuah mobil terbakar saat terparkir di Jalan Kusuma Bangsa, kawasan Gunung Lingkas, tepatnya di depan Trilogy Kafe, Kota Tarakan, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 20.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian karena kendaraan diketahui dalam kondisi mati saat kebakaran terjadi. Pemilik mobil, Basri Ilham, saat itu sedang berada di kafe.
Juru Padam Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Kota Tarakan, Fadlan, mengatakan dirinya menjadi orang pertama yang melakukan penanganan awal karena kebetulan melintas di lokasi kejadian.
“Saya kebetulan melintas di Jalan Gunung Lingkas, tepatnya di depan Trilogi. Saya lihat ada posisi mobil yang terbakar, awalnya titik apinya masih kecil, sehingga saya cepat menghampiri tempat mobil tersebut dan kemudian menghubungi markas,” terangnya, Selasa (28/4/2026).
Saat tiba di lokasi, Fadlan langsung mencari alat pemadam api ringan (APAR) di sekitar area kejadian. Namun, dua APAR milik Trilogi Kafe telah lebih dulu digunakan.
“Ternyata dua APAR milik Trilogi sudah digunakan. Akhirnya saya dibantu APAR milik Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal AL), lalu saya minta izin untuk menggunakannya,” ujarnya.
Ia kemudian melakukan pemadaman awal sambil menunggu tim PMK dari Markas Komando (Mako) Kampung Satu tiba.
Mobil yang terbakar diketahui milik Basri Ilham, jenis Toyota Avanza warna silver metallic.
Menurut informasi yang diterima petugas, mobil dalam kondisi terparkir dan tidak menyala saat api muncul.
“Pemilik sempat parkir dan ngopi di sebelah, di Trilogi. Tiba-tiba muncul titik api di mobilnya, padahal mobil posisinya diparkirkan, tidak hidup sama sekali,” ungkap Fadlan.
Tim PMK Tarakan kemudian melakukan penanganan lanjutan dengan mengerahkan sekitar 12 personel, termasuk Kepala Seksi (Kasi), Kepala Bidang (Kabid), anggota aktif, serta personel yang sedang libur tetapi ikut membantu.
“Penanganan kita lanjutkan menggunakan dua selang. Armada yang diturunkan satu mobil pemadam kebakaran (fire truck) dan satu mobil suplai air,” katanya.
Selama proses pemadaman, petugas sempat mendengar beberapa kali ledakan dari dalam kendaraan.
Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi dinyatakan aman dan terkendali. PMK memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Korban jiwa nihil, alhamdulillah aman terkendali,” tegasnya.
Fadlan menambahkan, tugas PMK hanya sebatas memadamkan api. Sementara untuk penyelidikan penyebab kebakaran akan ditangani pihak kepolisian.
“Tugas kami hanya memadamkan titik api. Untuk penanganan penyelidikan, itu dilakukan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.
Ia pun mengimbau masyarakat Kota Tarakan, khususnya pengguna kendaraan roda empat, agar lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi kendaraan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama cek kelistrikan mobil. Minimal usahakan punya tabung APAR mini di kendaraan untuk penanganan awal kalau muncul titik api kecil,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Ramli







