Lakukan Penguatan Personel Hadapi Karhutla di Tarakan

Tarakan45 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) yang berfokus pada kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tarakan, Yonsep, membeberkan pelatihan diikuti oleh jajaran Tim Teknis BPBD Kota Tarakan. Materi utama yang diberikan mencakup metode Serangan 1 dan 2 serta teknik relay pump yang menjadi keterampilan dasar penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Materi yang diberikan ini adalah bekal teknis bagi TRC PB agar mampu bekerja secara cepat dan tepat di lapangan,” jelasnya, Jumat (19/9/2025) kemarin.

Baca Juga :  Masih Terbakar, Sumber Bara di Jalan Pantai Amal Belum Terdeteksi

Ia menekankan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi bencana. Menurutnya, karhutla merupakan salah satu potensi bencana yang harus diantisipasi secara serius di wilayah Tarakan.

“Karhutla merupakan salah satu potensi bencana yang harus diantisipasi bersama, khususnya di Tarakan,” tegasnya.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menitikberatkan pada peningkatan solidaritas dan koordinasi tim. Hal ini dianggap penting karena kerja sama lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam mengendalikan bencana.

“Soliditas tim sangat berpengaruh terhadap kecepatan dan efektivitas penanganan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Soroti Celah Pengawasan Aplikator Ojol di Tarakan, Pemda Tak Punya Wewenang Cabut Izin

Dengan pelatihan tersebut, BPBD Kota Tarakan berharap personel TRC PB semakin tangguh dan siap menghadapi situasi darurat. “Kita harapkan TRC PB semakin sigap dan solid dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana,” katanya.

Kegiatan peningkatan kapasitas ini juga merupakan bagian dari komitmen BPBD untuk terus memperkuat sumber daya manusia. Yonsep menyebut, kemampuan teknis yang mumpuni akan memperkecil risiko bencana meluas.

“Peningkatan kapasitas ini adalah wujud komitmen kita dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi bencana,” lanjutnya.

Lebih jauh, BPBD menegaskan upaya pencegahan tetap menjadi prioritas dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurut Yonsep, pelatihan ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya antisipasi sejak dini.

Baca Juga :  Fasilitasi Layanan Kependudukan bagi Penyandang Disabilitas lewat Jemput Bola

“Pencegahan jauh lebih efektif daripada hanya mengandalkan penanganan setelah bencana terjadi,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, BPBD Kota Tarakan menunjukkan keseriusannya dalam melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. “BPBD Tarakan akan terus meningkatkan kapasitas personel agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan efektif,” tutupnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *