Ayo Liburan! Juni-Juli Harga Tiket Kapal Pelni Diskon 50 Persen 

Tarakan203 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Dukung stimulus ekonomi dari pemerintah pusat, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero cabang Kota Tarakan mulai menerapkan diskon tarif tiket kapal sebesar 50 persen mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025 mendatang.

Instruksi yang dikeluarkan pusat guna memanfaatkan momentum liburan sekolah pada Juni hingga Juli 2025 untuk menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi domestik. Pemberlakuan stimulus ekonomi ini ditujukan kepada beberapa moda transportasi seperti udara, kereta dan laut. Untuk angkutan laut diberlakukan potongan tarif sebesar 50 persen.

Baca Juga :  DPRD Soroti Celah Pengawasan Aplikator Ojol di Tarakan, Pemda Tak Punya Wewenang Cabut Izin

Kepala PT Pelni Cabang Tarakan, Fredy Ronny Masengi menuturkan, penerapan potongan tarif ini untuk membantu pelanggan kapal PELNI yang akan berpergian. Selain itu hal ini juga dapat membantu pelaku-pelaku usaha menggunakan kapal untuk mengakomodir barang-barangnya menggunakan kapal.

“Memang untuk tarif dari yang diberlakukan seperti sebelumnya itu 50 persen. Jadi, separuh dari tarif yang berlaku saat ini. Seperti dari, contoh macam ke Makassar tiketnya Rp 503 ribu dengan pemberlakuan diskon jadi hanya pembayaran di Rp 267 ribu dari Rp 503 ribu,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga :  Kabut Asap Selimuti Tarakan, Aktivitas Laut dan Penerbangan Diminta Waspadai Jarak Pandang

Potongan tarif ini berlaku untuk semua jalur pelayaran dari 25 kapal yang dioperasikan oleh PT PELNI. Fredy mengatakan pembelian tiket dapat dilakukan melalui PELNI Mobile maupun mitra yang bekerjasama dengan PT PELNI atau bisa langsung ke kantor cabang PT PELNI terdekat.

Menurutnya, terjadi peningkatan penumpang sejak diberlakukan diskon tarif namun, peningkatan tersebut tidak signifikan mengingat aktivitas masyarakat sudah kembali berjalan normal.

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk, Disdik Tarakan Siapkan Opsi Belajar Daring

“Memang kalau kami lihat dari sebelum-sebelumnya memang ada sedikit kenaikan karena adanya pemberlakuan diskon sebenarnya tidak terlalu banyak karena ini kan sudah kembali aktivitas normal dan juga memang karena kapal kita yang beroperasi saat ini hanya satu kapal KM Lambelu karena KM Bukit Siguntang sementara melaksanakan docking,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *