Polairud Polda Kaltara Dalami Unsur Kelalaian dari Terbakarnya KM Sinar Ayu

benuanta.co.id, TARAKAN – Ditpolairud Polda Kaltara masih melakukan penyelidikan terbakarnya KM Sinar Ayu di perairan Juata Laut pada Sabtu, 30 September 2023 malam. Dari insiden itu, terdapat tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) yang mengalami luka bakar sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Saat dikonfirmasi, Dirpolairud Polda Kaltara, Kombes Pol Bambang Wirawan melalui Kasubdit Gakkum AKBP Zulkarnain mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dari terbakarnya KM Sinar Ayu mengarah ke dugaan kelalaian.

“Sekarang ini kan dari pihak korban belum ada melaporkan. Tapi kami tetap tindaklanjuti. Selain kelalaian mungkin juga tindak pidana lainnya,” katanya, Senin (9/10/2023).

Baca Juga :  2 Objek Vital di Tarakan Terbakar dalam Sepekan Terakhir

Dilanjutkannya, sejauh ini pihaknya telah memeriksa sebanyak empat saksi yang berasal dari nakhoda dan ABK. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai saksi ahli dari kasus ini.

Kondisi ketiga ABK saat ini masih proses pemulihan luka bakar dengan presentase 80 persen.

“Masih proses penyembuhan dulu,” sebutnya.

Baca Juga :  PMK Tarakan Minta Perkantoran Lengkapi APAR dan Pahami Nomor Darurat

Ia menguraikan, kronologis terbakarnya kapal kayu itu itu bermula dari perbaikan mesin alkon (mesin pompa air) sekira 20.00 WITA muncul percikan api dan menyebar ke tanki. Saat perbaikan mesin alkon itu, KM Sinar Ayu sedang sandar untuk bongkar muat tabung LPG 3 kilogram.

“Kita fokus ke olah TKP. Tapi kapal sudah tenggelam juga. Kita fokuskan ke saksi yang di rumah sakit,”

Lebih jauh ditegaskannya, proses penyelidikan ini masih cukup panjang. Sehingga pihaknya masih membutuhkan tindakan lebih mendalam untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan.

Baca Juga :  Seruduk Kantor DPRD, Aliansi Peduli Masyarakat Tarakan Suarakan Delapan Tuntutan Dukung MBG

“Kalau ada kelalaian pasti kita proses. Itu terbakarnya pas pergantian busi di alkon. Kita masih selidiki dari ahli juga,” pungkas perwira melati dua itu.

Diberitakan sebelumnya, KM Sinar Ayu terbakar saat loading gas LPG 3 kilogram untuk dibawa ke Kecamatan Sei Nyamuk, Kabupaten Nunukan. Dalam bongkar muat itu terdapat 2.800 tabung gas melon yang akan dikirimkan ke Nunukan. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *