benuanta.co.id, MALINAU – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hj. Rahmawati, menilai pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Malinau tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, setiap wisatawan yang datang akan menciptakan perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kalau wisatawan datang dari semua penjuru, otomatis ekonomi Kabupaten Malinau akan melonjak. Pertama, transportasi, otomatis orang mencari mobil. Kemudian penginapan, nanti hotel-hotel akan penuh. Kemudian kuliner juga,” ujarnya.
Ia menambahkan, meningkatnya aktivitas wisata akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah karena semakin banyak sektor usaha yang ikut bergerak.
“Otomatis kalau wisatanya juga maju, ekonomi masyarakat juga akan maju karena semua kuliner, UMKM, dan semua transportasi akan menggeliat,” tambahnya.
Ia menilai Malinau memiliki modal besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Selain keindahan alam yang masih alami, daerah ini juga memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang terus dijaga masyarakat, termasuk Festival Irau yang selama ini menjadi magnet wisata.
Namun, tantangan terbesar adalah memastikan manfaat ekonomi tersebut tidak hanya dirasakan ketika festival berlangsung, melainkan sepanjang tahun melalui pengembangan destinasi dan promosi yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, ia menggandeng Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam pelaksanaan Diseminasi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara melalui Pemanfaatan Digital Marketing sebagai upaya memperkuat promosi destinasi sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
Rahmawati berharap meningkatnya jumlah wisatawan nantinya mampu membuka peluang usaha baru, memperluas pasar bagi pelaku UMKM, meningkatkan tingkat hunian hotel, serta mendorong pertumbuhan sektor jasa transportasi dan kuliner di Kabupaten Malinau.
“Melalui strategi pemasaran digital yang tepat, kita dapat memperluas jangkauan promosi, menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Endah Agustina







