Rahmawati Bawa Produk UMKM Kaltara Masuk Etalase Sarinah

Politik57 views

benuanta.co.id, JAKARTA — Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mendapat ruang untuk diperkenalkan di pasar yang lebih luas. Kehadiran produk daerah di Sarinah, Jakarta, menjadi salah satu peluang untuk membawa produk lokal Kaltara keluar dari pasar regional.

Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi VII DPR RI Hj. Rahmawati Zainal saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke Sarinah, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi VII melihat langsung berbagai produk UMKM yang dipasarkan di Sarinah. Tidak hanya soal keberadaan produk di etalase, perhatian juga diarahkan pada kesiapan UMKM menghadapi pasar yang lebih luas, mulai dari kualitas, kemasan, branding hingga strategi pemasaran.

Baca Juga :  Putin: RI Mitra Kunci di Asia-Pasifik dan Sahabat Terpercaya di ASEAN

Rahmawati memanfaatkan kunjungan tersebut untuk memperkenalkan salah satu produk UMKM asal Kaltara, yakni kue Haw, kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Kue Haw diperkenalkan sebagai salah satu produk pangan tradisional Kaltara yang memiliki karakteristik tersendiri. Produk berbahan tepung beras ketan tersebut memiliki cita rasa manis dan renyah serta secara tradisional kerap disajikan dalam berbagai acara besar maupun pernikahan.

Menurutnya, masuknya produk Kaltara ke ruang pemasaran seperti Sarinah menunjukkan bahwa produk daerah memiliki peluang untuk bersaing di tingkat nasional. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas produk dan kemampuan pelaku UMKM membaca kebutuhan pasar.

“UMKM tidak cukup hanya bisa produksi. Mereka juga harus punya akses pasar. Karena itu, ruang seperti Sarinah menjadi penting untuk mempertemukan produk lokal dengan konsumen yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Putin Berterima Kasih atas Kehadiran Prabowo di EEF

Ia menilai tantangan UMKM tidak berhenti pada kemampuan memproduksi barang. Pelaku usaha juga dituntut mampu membangun identitas produk, memperbaiki kemasan, menjaga kualitas, serta menjalankan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakter konsumen.

Oleh karena itu, menurutnya, penguatan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh agar produk unggulan daerah tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat lokal, tetapi memiliki peluang masuk ke jaringan pasar nasional.

“Di sela kunjungan ini, saya juga ingin mengenalkan produk UMKM dari Kaltara yang terpajang di sini, salah satunya kue Haw. Kita ingin produk-produk dari Kaltara tidak hanya dikenal di daerah, tetapi juga punya kesempatan untuk tampil dan bersaing di pasar nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Putin: RI Mitra Kunci di Asia-Pasifik dan Sahabat Terpercaya di ASEAN

Rahmawati berharap keberadaan produk Kaltara di Sarinah dapat menjadi pintu masuk bagi lebih banyak produk daerah lainnya. Menurutnya, semakin banyak produk lokal yang mendapat akses pasar, semakin besar pula peluang UMKM Kaltara berkembang dan meningkatkan daya saing.

Ia juga berharap kunjungan Komisi VII DPR RI dapat menghasilkan masukan konkret untuk memperkuat ekosistem pemasaran UMKM, termasuk membuka akses yang lebih luas bagi produk unggulan dari berbagai daerah.

“Harapannya, semakin banyak produk UMKM Kaltara yang bisa masuk ke pasar nasional. Kita ingin produk lokal naik kelas, punya daya saing, dan mampu membawa nama Kaltara semakin dikenal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *