benuanta.co.id, MALINAU – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hj. Rahmawati, menilai promosi digital menjadi kunci agar sektor pariwisata Kabupaten Malinau tidak lagi hanya bergairah saat penyelenggaraan Festival Irau. Menurutnya, strategi pemasaran destinasi harus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Malinau mampu menarik wisatawan sepanjang tahun.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Diseminasi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara melalui Pemanfaatan Digital Marketing yang digelar bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Senin (27/7/2026).
Rahmawati mengatakan, Malinau dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki kekayaan budaya dan alam yang layak dipromosikan lebih luas melalui platform digital.
“Terima kasih sudah mendatangi Kalimantan Utara. Sengaja saya bawa langsung ke Malinau karena di sinilah pusat budaya pariwisata. Kalau hari ulang tahun Malinau, semua Festival Irau itu sangat luar biasa sampai penjuru dunia pun melirik. Tapi setelah itu tidak ada kelanjutannya,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa promosi destinasi masih bersifat musiman dan sangat bergantung pada penyelenggaraan event. Menurutnya, Kabupaten Malinau memiliki kekayaan budaya yang masih terjaga, tradisi masyarakat yang kuat, serta potensi wisata alam yang mampu menjadi daya tarik wisatawan sepanjang tahun apabila dipasarkan secara tepat.
“Kami ingin bukan hanya dikenal setiap tahun, tapi kami ingin dikenal setiap hari. Bukan sekadar dikenal, kami ingin juga didatangi,” tegasnya.
Ia menilai pemanfaatan digital marketing menjadi salah satu strategi efektif untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata hingga tingkat nasional maupun internasional. Dengan promosi yang dilakukan secara konsisten melalui berbagai platform digital, wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai destinasi, budaya, maupun atraksi wisata Malinau tanpa harus menunggu penyelenggaraan Festival Irau.
Rahmawati berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat dapat memperkuat promosi digital sehingga Malinau semakin dikenal sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Utara.
“Melalui strategi pemasaran digital yang tepat, kita dapat memperluas jangkauan promosi, menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Mari bersama-sama mengenalkan pesona Malinau kepada Indonesia, bahkan dunia,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Endah Agustina







