Dituding Politik Uang, SR Siapkan Pengacara

benuanta.co.id, NUNUKAN – Direktur Eksekutif DPC Demokrat Nunukan, Randy mengatakan kasus SR yang dipanggil Bawaslu disebut belum bisa dipastikan masuk pelanggaran atau tidak. Karena sampai saat ini belum ada kejelasan hukum atau belum inkrah.

“Kegiatan yang dilakukan oleh SR saat itu bukan sebagai penyelanggara, tapi dia datang sebagai undangan,” kata Randy kepada benuanta.co.id, Jumat 21, Januari 2024.

Baca Juga :  Dispenal: TNI AL Tunggu Keputusan Menhan soal Penggunaan Rudal BrahMos

Selain sebagai undangan, dia juga diminta untuk meyerahkan hadiah. Saat momen tersebut SR terindikasi politik uang oleh Bawaslu.

Pihaknya meminta kejelasan terkait dugaan yang dilakukan oleh Bawaslu Nunukan terhadap SR,  menurutnya Bawaslu seharusnya melakukan kroscek. Untuk penanganan kasus ini, Partai Demokrat maupun dari SR sendiri sudah menyiapkan pengacara.

“SR ini sangat potensi untuk mendapatkan kursi di DPRD Nunukan, persaingan secara sengit ada saja. Bisa jadi orang memanfaatkan situasi itu, perkembangan yang saya amati selama ini. Saat ini SR juga beraktifitas seperti biasa tidak ada beban,” jelasnya.

Baca Juga :  Yenni Eviliana: Aspirasi Warga Didominasi Jalan Lingkungan, RTLH hingga Bantuan UMKM

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan, Mochamad Yusran, menjelaskan pihaknya dalam melakukan suatu perkara di Pemilu diharuskan cepat. Karena itu menentukan syarat formil apakah perkara itu bisa ditindaklanjuti atau tidak.

“Asas praduga tak bersalah itu tetap, yang bersangkutan setatus yang ada saat ini haknya sebagai calon tetap itu masih sama. Tidak ada alasan yang bersangkutan diambil haknya,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Rahmawati Dorong Penguatan Kualitas dan Transparansi Pengelolaan Desa Wisata

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *