Dorong Digitalisasi Pajak, Pemprov Kaltara Luncurkan Aplikasi eSamsatku dan SIMpatku

benuanta.co.id, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat langkah digitalisasi layanan publik dengan meluncurkan dua aplikasi, eSamsatku dan SIMpatku.

Inovasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Bustan mengatakan, peluncuran dua aplikasi tersebut merupakan bagian dari transformasi digital yang tengah didorong pemerintah daerah.

“Kita tidak hanya mengejar target PAD, tetapi yang terpenting adalah pelayanan publik yang prima dan memudahkan masyarakat,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Menurut Bustan, kehadiran eSamsatku dan SIMpatku memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan hanya melalui telepon genggam. Ia menilai kemudahan ini akan berdampak langsung terhadap kepatuhan wajib pajak, khususnya di sektor kendaraan bermotor.

“Dengan satu handphone, masyarakat bisa mengakses layanan secara digital. Ini akan mendorong optimalisasi PAD sekaligus meningkatkan pelayanan publik di seluruh Kalimantan Utara,” kata dia.

Ia menambahkan, sejumlah sektor pajak masih memiliki potensi besar untuk ditingkatkan. Di antaranya pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak alat berat, hingga pajak air permukaan. Untuk itu, diperlukan langkah intensifikasi dan ekstensifikasi agar penerimaan daerah dapat terus didorong.

Di sisi lain, Bustan mengakui kapasitas fiskal daerah saat ini masih mengalami tekanan. Karena itu, inovasi berbasis digital dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan pendapatan.

Meski aplikasi tersebut telah dapat digunakan, Bustan menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat. Ia menyebut tingkat pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi masih beragam.

“Tidak semua masyarakat familiar dengan teknologi. Ada yang hanya menggunakan ponsel untuk komunikasi dasar. Karena itu, sosialisasi harus terus dilakukan agar manfaat aplikasi ini benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat mengakses informasi pendapatan pajak secara real time hingga tingkat kabupaten dan kota, seperti Bulungan, Malinau, Tana Tidung, Nunukan, dan Tarakan. Selain itu, tersedia fitur penilaian layanan yang memungkinkan masyarakat memberikan evaluasi terhadap kinerja pelayanan pemerintah.

“Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat bisa memberikan penilaian, dari bintang satu hingga lima. Itu akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,”pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *