benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang menegaskan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tidak mengalami pemotongan ditengah efisiensi anggaran 2026.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini masih memungkinkan untuk mempertahankan hak ASN secara penuh, termasuk TPP yang tetap dibayarkan tanpa pengurangan.
“Alhamdulillah untuk di provinsi ya, TPP tidak ada yang kita potong,” kata Zainal, Rabu (15/4/2026).
Ia memastikan, kebijakan tersebut tetap berlaku dan tidak ada perubahan nilai yang diterima oleh ASN. Bahkan, kewajiban lain seperti gaji ke-13 juga telah dibayarkan tepat waktu menjelang hari raya.
“Iya, tetap. Dan kemarin juga saat hari raya, gaji ke-13 juga kita sudah bayarkan,” ujarnya.
Zainal juga menekankan bahwa hingga kini tidak ada keterlambatan dalam pembayaran TPP. Ia meminta para ASN di Kaltara tidak terpengaruh oleh isu pemotongan yang berkembang di luar daerah.
“Kalau di provinsi, insyaAllah kita tak khawatir. Dan kita masih mampu untuk itu,” tegasnya.
Di tengah kondisi anggaran yang mengalami penurunan, Pemprov Kaltara tetap berupaya menjaga stabilitas keuangan. Pemerintah daerah juga berharap adanya tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
“Dan mudah-mudahan ada juga drop anggaran dari pemerintah pusat untuk membantu Kaltara,” tambahnya.
Ia kembali menegaskan, tidak ada penurunan nilai maupun keterlambatan pembayaran TPP bagi ASN di Kaltara.
“Tidak ada penurunan nilai. Tetap saja. Tidak ada penurunan nilai dan tidak ada yang terlambat kita bayarkan,” tutupnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







