Tawarkan Sejumlah Komoditas Unggulan dan Hilirisasi Kaltara pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar

Makassar – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang menghadiri kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Claro Hotel 25-27 Maret 2026. Kehadiran gubernur juga sebagai narasumber dalam forum Succes Story dan Peluang Investasi dengan tema “Saudagar Kuat, Ekonomi Tumbuh,”

Dalam paparannya, Gubernur menceritakan sejarah singkat masa kecil yang penuh semangat dan antusiasme untuk tumbuh besar menjadi orang sukses dimasa depan. “Dulu waktu kecil saya sempat menulis gelar sendiri Prof, Dr. Zainal A. Paliwang, Alhamdulillah saya sekarang sudah menjadi doktor, hanya saja belum Professor” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan beberapa peluang investasi yang bisa menjadi peluang untuk saudara saudagar Bugis dan Makassar yang berminat ke kaltara seperti pengembangan bubuk tanaman kratom di Kab. Nunukan, industri hilirisasi nanas di Krayan, pengembangan ayam pedaging dan petelur, hilirisasi hasil perikanan dan industri jasa pariwisata lintas negara perbatasan di Malaysia.

Baca Juga :  Tempuh 9 Jam ke Ruas Jalan KM 95, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Perbatasan

“Untuk saudara saudagar yang berminat silahkan datang ke Kaltara dan akan kita layani dengan memberikan kemudahan,” tuturnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPMPTSP Kaltara yang turut hadir mendampingi, Rahman Putrayani mengatakan paparan gubernur sudah memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para calon investor, ini beberapa peluang yang harus ditangkap oleh investor lokal, karena kita memiliki potensi yang besar pada sejumlah komoditas unggulan tersebut.

Baca Juga :  Tempuh 9 Jam ke Ruas Jalan KM 95, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Perbatasan

“Tadi kami juga mendapat challenge dari pak menteri pertanian bahwa ada peluang untuk pengembangan komoditas baru yaitu, kopi, kakao dan kelapa dalam dengan nilai investasi triliunan, namun kita diminta siapkan lahan sekitar 10.000 Ha,” ucap Rahman.

“Selain itu, bapak Gubenur juga meminta adanya investasi untuk pengembangan ayam petelur, nah tadi langsung direspon juga oleh pak Mentan untuk dikomunikasikan ke dirjen beliau. Saat ini produksi telur Kaltara baru 2.100 ton pertahun, sedangkan kebutuhan pertahun sebanyak 25.000 ton,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Tempuh 9 Jam ke Ruas Jalan KM 95, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Perbatasan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *