Gubernur Kaltara Usulkan Penambahan 5 RKB di SMA Negeri 5 Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya meningkatkan daya tampung pendidikan menengah melalui penambahan ruang belajar baru di sejumlah sekolah, termasuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Tarakan.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan, pemerintah daerah akan kembali mengusulkan penambahan ruang kelas baru (RKB) ke pemerintah pusat melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

Menurutnya, hasil peninjauan di lokasi menunjukkan ketersediaan lahan di SMA Negeri 5 Tarakan masih memungkinkan untuk pengembangan fasilitas pendidikan.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Pastikan Piala Gubernur Terus Bergulir, Siapkan Bibit Atlet Menuju Level Tertinggi

“Karena lahannya masih ada, kita akan usulkan lagi nanti ke kementerian melalui BPMP untuk penambahan kurang lebih lima ruang kelas baru lagi, termasuk sarana-sarana pendukung lainnya,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Selain penambahan ruang kelas, Pemprov Kaltara juga telah mengalokasikan anggaran pada tahun ini untuk pembangunan akses jalan masuk menuju sekolah tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Pastikan Masukan Fraksi Ditindaklanjuti, Fokus Optimalisasi PAD

Hal ini dilakukan setelah pemerintah melihat kondisi jalan yang dinilai masih kurang memadai.
“Untuk jalan masuknya juga tahun ini sudah kita anggarkan, karena tadi kita lihat kondisinya masih belum begitu bagus,” tambahnya.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan terus melakukan pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kaltara.

Evaluasi kebutuhan sekolah dilakukan berdasarkan jumlah lulusan SMP setiap tahunnya serta kapasitas penerimaan di SMA maupun SMK.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Pastikan Masukan Fraksi Ditindaklanjuti, Fokus Optimalisasi PAD

Jika daya tampung sekolah menengah dinilai belum mencukupi, pemerintah memastikan akan menambah unit sekolah baru guna mengakomodasi kebutuhan pendidikan masyarakat diseluruh Kaltara

“Kita melihat nanti berapa lulusan SMP, kemudian berapa yang tertampung di SMA maupun SMK. Kalau memang belum mencukupi, kita akan bangun lagi sekolah-sekolah baru di Kaltara, ” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *