benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Pulau Sebatik.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Bupati Nunukan, Irwan Sabri, di Kampung Enrekang, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, pada Senin (8/6/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPRD Nunukan, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, sejumlah kepala OPD, camat se-Pulau Sebatik, unsur TNI, kepala desa, tokoh masyarakat, serta kelompok tani penerima bantuan.
Sebanyak delapan unit Alsintan yang disalurkan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada dua kelompok tani di Pulau Sebatik.
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Bersama di Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, menerima tujuh unit Alsintan berupa hand tractor. Sementara itu, Kelompok Tani (Poktan) Gaya Bakti di Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, menerima satu unit hand tractor.
Bupati Irwan Sabri meminta agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan digunakan secara bersama-sama oleh para petani. Ia menegaskan, Alsintan tersebut tidak boleh dikuasai oleh pihak tertentu, melainkan harus dapat dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Alat yang diterima ini jangan sampai dimonopoli. Jika ada kelompok tani lain yang membutuhkan, agar dapat dipinjamkan. Selain itu, alat ini juga harus dirawat dengan baik sehingga bisa digunakan secara berkelanjutan,” kata Irwan.
Menurutnya, keberadaan Alsintan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, mempercepat proses pengolahan lahan, serta mendukung peningkatan hasil produksi pertanian di wilayah perbatasan.
“Kami berharap dengan adanya bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) ini dapat meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah perbatasan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








