benuanta.co.id, BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih, melepas puluhan tukik atau anak penyu di kawasan Pantai Green Nirvana, Pulau Maratua, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian satwa laut yang dilindungi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di wilayah kepulauan Berau.
Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan pengelola, Sri Juniarsih tampak mengikuti proses pelepasan tukik ke laut lepas. Puluhan tukik yang sebelumnya dirawat dan ditetaskan tersebut dilepas secara bertahap menuju habitat alaminya.
Suasana pelepasan berlangsung penuh antusias. Tukik-tukik yang baru menetas terlihat bergerak perlahan menyusuri pasir pantai sebelum akhirnya mencapai bibir laut dan berenang menuju perairan bebas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan akan pentingnya menjaga kelestarian penyu yang selama ini menjadikan wilayah Pulau Maratua sebagai salah satu lokasi bertelur.
“Alhamdulillah Berau menjadi satu-satunya kabupaten di Kaltim yang memiliki banyak sekali wisatanya, salah satunya Pulau Maratua sebagai salah satu lokasi bertelur penyu,” ucapnya.
Selain memiliki nilai konservasi, keberadaan penyu juga menjadi daya tarik yang mendukung citra Maratua sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Berau.
“Perlindungan habitat penyu sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata kita,” tegasnya.
Melalui kegiatan pelepasan tukik tersebut, Ia berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga ekosistem laut dan mendukung berbagai program konservasi yang telah berjalan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil Berau. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina








