DBH Sumber Daya Alam Terpotong, Bupati Berau Andalkan Sektor Pariwisata 

benuanta.co.id, BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, blak-blakan menyoroti pengelolaan sumber daya alam (SDA) di daerahnya yang dinilai lebih banyak tersedot ke pemerintah pusat. Menurutnya, meski Berau kaya akan hasil tambang batu bara hingga kelapa sawit, Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima daerah terasa terpotong.

Meski begitu, Sri Juniarsih menegaskan Kabupaten Berau masih memiliki satu sektor unggulan yang hasilnya dapat dinikmati secara utuh oleh masyarakat setempat. “Mungkin kita punya kekayaan alam dulu, punya tambang, punya sawit, tapi sekarang sepertinya terporsir ke pusat. DBH kita dipotong,” ujar Sri Juniarsih dalam pidatonya, Kamis (23/7/2026).

“Tapi ada satu yang kita bisa miliki secara utuh dan kembali langsung kepada masyarakat, yaitu sektor pariwisata,” lanjutnya bersemangat.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Berau Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih turut memamerkan berbagai keunggulan destinasi wisata kelas dunia yang tersebar di wilayahnya. Salah satunya adalah keberadaan hiu tutul (whale shark) di Maratua. Tak hanya Maratua, kawasan Kepulauan Derawan juga terus didorong sebagai destinasi pariwisata nasional.

Bupati juga mengajak wisatawan untuk menjajahi Kecamatan Biduk-Biduk yang kini makin mudah diakses berkat tersambungnya Jembatan Nibung.

“Kecamatan Biduk-Biduk yang ada di perbatasan Kutim sekarang sudah tembus oleh Jembatan Nibung. Silahkan menyaksikan Labuan Cermin dan sumber-sumber wisata yang lain,” terangnya.

Baca Juga :  Blue Economy Maratua Terkendala, Pemkab Berau Akui Belum Miliki Blueprint Infrastruktur

Secara jujur, Sri Juniarsih mengakui penyediaan fasilitas penunjang di beberapa titik wisata di Kabupaten Berau belum sepenuhnya maksimal. Kendati demikian, ia tetap percaya diri menyuguhkan keindahan alam Berau kepada para pelancong.

“Walaupun kami tahu, saya terlalu PD, kami belum bisa menyediakan fasilitas secara maksimal. Tetapi yakin, ketika Bapak Ibu ke sana, Bapak Ibu akan terpesona karena indahnya seperti lukisan,” tuturnya.

Ia berjanji pihak pemerintah daerah akan terus berbenah membenahi infrastruktur dan sektor pariwisata demi memajukan roda ekonomi di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Berau. Menutup penyampaiannya, Bupati Berau berpesan kepada para tamu dan wisatawan yang datang agar tidak lupa membeli produk UMKM atau oleh-oleh khas lokal.

Baca Juga :  Berau Dikepung Lubang Tambang, Wabup Gamalis Minta Perhatian Serius terhadap Kerusakan Lingkungan

Hal tersebut dinilai menjadi langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat bawah.

“Bapak, Ibu, jangan pulang ketika tidak beli oleh-oleh dari Berau. Karena itu akan memberikan dampak yang baik untuk perputaran ekonomi di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *