benuanta.co.id, BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan pesan menohok bagi para orang tua, khususnya para ayah. Ia menegaskan tanggung jawab menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak bukan semata-mata beban seorang ibu, melainkan tugas bersama pasangan suami istri.
Hal tersebut ditegaskan Sri Juniarsih saat membuka kegiatan pemberian kapsul Vitamin A yang diintegrasikan dengan pemberian obat cacing serta pelayanan Posyandu di Kabupaten Berau.
“Sadarilah bahwa urusan kesehatan dan tumbuh kembang anak bukan hanya tugas ibu. Ayah dan ibu harus bersama-sama memastikan anak tumbuh sehat, cukup gizi, mendapatkan kasih sayang, dan lingkungan yang baik,” ujar Sri Juniarsih dikutip dari naskah sambutannya, Senin (10/8/2026).
Bupati perempuan pertama di Berau ini menjelaskan pemberian kapsul Vitamin A dan obat cacing secara rutin merupakan langkah krusial dalam memperbaiki kualitas gizi balita sekaligus upaya pengentasan angka stunting. Menurutnya, kurangnya asupan Vitamin A dapat meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai penyakit infeksi.
“Di balik satu kapsul yang diberikan kepada seorang anak, terdapat ikhtiar kita untuk menjaga penglihatan, meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan, dan memberikan fondasi kesehatan yang lebih baik bagi generasi penerus,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu anak jatuh sakit baru berobat ke fasilitas kesehatan, melainkan aktif memanfaatkan layanan pencegahan secara rutin.
“Saya mengajak seluruh orang tua yang memiliki bayi dan balita agar hadir ke Posyandu. Pantau pertumbuhan anak, pastikan imunisasinya, kecukupan gizinya, dan dapatkan Vitamin A sesuai jadwal. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegas Sri.
Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh kader Posyandu di Kabupaten Berau yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Saya memahami bahwa pekerjaan kader sering kali dilakukan dengan penuh ketulusan, bahkan jauh dari sorotan. Namun sesungguhnya, peran kader sangat besar,” ungkapnya.
Ia pun mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas, tenaga kesehatan, TP-PKK, hingga tokoh masyarakat untuk bersinergi mewujudkan generasi Berau yang sehat, cerdas, dan tangguh di masa depan. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







